BOYOLALI, JMPnews – Rumah Tahanan Boyolali beberapa waktu lalu menggelar pelatihan potong rambut hasil kerja sama dengan komunitas barber shop sekota Solo.
Karutan Boyolali, Ervans Bahrudin Mulyanto mengatakan ada sekitar 20 warga binaan yang mengikuti program pelatihan tersebut. Meski begitu dia juga menetapkan syarat lainnya.
“WBP yang ikut pelatihan barber shop adalah warga binaan yang sebentar lagi bebas. Sehingga ilmunya bisa langsung digunakan saat kembali ke masyarakat,” kata Ervans dalam perbincangannya kepada JMPnews.id.
Ervans berharap dengan pelatihan ini ilmu yang mereka dapat selama pelatihan dapat diaplikasikan secara langsung saat mereka bebas.
“Kami juga memberikan seperangkat alat barbershop dasar yang bisa digunakan sebagai modal mereka untuk memulai bisnis potong rambut,” ucapnya.
Pemberian seperangkat alat potong rambut itu dikatakan Ervans sudah diberikan kepada tiga WBP yg pada 17 Agustus lalu menerima remisi dan langsung bebas.
“Ada 15 unit yang kita dapatkan dari komunitas tiga diantaranya sudah diberikan kepada WBP yang bebas pada 17 Agustus lalu. Sisanya akan diberikan ketika para WBP yang ikut pelatihan jika sudah bebas,” tutupnya.