Jaringan Mitra Publik

Dari Balik Jeruji ke Kemandirian: Lapas Bekasi Kembangkan Budidaya 1.000 Ayam Petelur

0

BEKASI, JMPnews — Lapas Kelas IIA Bekasi terus memperkuat perannya sebagai pusat pembinaan produktif dengan mengembangkan program budidaya 1.000 ayam petelur. Program ini menjadi bagian dari upaya membekali warga binaan dengan keterampilan nyata sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan lapas.

Berorientasi pada kemandirian, kegiatan ini melibatkan warga binaan secara langsung dalam seluruh proses peternakan. Mulai dari pemberian pakan, pengelolaan kandang, hingga pemanenan telur dilakukan secara terstruktur sebagai bagian dari pembelajaran praktis.

Kepala Lapas Kelas IIA Bekasi, Dedy Cahyadi, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk memberikan bekal keterampilan yang relevan saat warga binaan kembali ke masyarakat.

“Program budidaya ayam petelur ini tidak hanya menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif, tetapi juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas,” ujarnya.

Selain menghasilkan produk pangan, kegiatan ini juga berkontribusi pada pembentukan karakter. Nilai-nilai seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama ditanamkan melalui aktivitas harian di kandang ternak.

Antusiasme warga binaan pun terlihat tinggi. Mereka tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga memperoleh pengalaman baru di bidang peternakan yang berpotensi menjadi peluang usaha di masa depan.

Ke depan, Lapas Bekasi berencana memperluas program serupa dengan skala yang lebih besar serta mengembangkan berbagai jenis usaha produktif lainnya. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi warga binaan.

Melalui program ini, Lapas Bekasi menegaskan transformasinya bukan sekadar tempat menjalani masa pidana, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan pemberdayaan menuju kehidupan yang lebih mandiri.

Leave A Reply

Your email address will not be published.