Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

PERISTIWA

Penyerahan Tahanan ke JPU Kejari Banyumas, Implementasi KUHP Baru Berbasis Pidana Pengawasan

By Redaksi
April 17, 2026 2 Min Read
0

BANYUMAS, JMPnews — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas kembali melaksanakan kegiatan penyerahan tahanan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Banyumas sebagai bagian dari tahapan proses hukum lanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tertib, aman, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku, sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antar aparat penegak hukum dalam mendukung sistem peradilan pidana yang terpadu dan berkeadilan.

Tahanan yang diserahkan merupakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atas nama Amin Basuki bin Sugito, yang selanjutnya akan menjalani pidana pengawasan selama 1 (satu) tahun. Pidana pengawasan tersebut merupakan salah satu bentuk pemidanaan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang menekankan pendekatan pembinaan di luar lembaga pemasyarakatan. Dalam pelaksanaannya, pengawasan terhadap yang bersangkutan akan dilakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri Banyumas bersama dengan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dari Balai Pemasyarakatan (Bapas).

Proses penyerahan berlangsung secara administratif dan fisik, dimulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen, verifikasi identitas, hingga pengecekan kondisi kesehatan WBP. Seluruh tahapan dilakukan dengan cermat guna memastikan bahwa penyerahan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengawal Tahanan Kejaksaan Negeri Banyumas, Akmal yang hadir langsung untuk menjemput Tahanan Amin menyampaikan bahwa pelaksanaan pidana pengawasan ini merupakan langkah maju dalam sistem pemidanaan di Indonesia. “Melalui pidana pengawasan, negara memberikan kesempatan kepada pelaku untuk tetap berada di tengah masyarakat dengan pengawasan ketat. Ini menjadi bentuk keseimbangan antara penegakan hukum dan upaya pembinaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak Kejaksaan menegaskan bahwa dalam masa pengawasan, WBP wajib mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan, termasuk melaporkan diri secara berkala serta menjaga perilaku di lingkungan masyarakat. Apabila terjadi pelanggaran, maka dapat dilakukan evaluasi hingga kemungkinan perubahan bentuk pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, dalam keterangannya menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung penuh implementasi kebijakan hukum terbaru, khususnya yang diatur dalam KUHP baru. “Penyerahan tahanan ini merupakan bagian dari implementasi sistem peradilan pidana terpadu yang mengedepankan sinergitas antarinstansi. Kami mendukung penuh penerapan pidana pengawasan sebagai alternatif pemidanaan yang lebih humanis dan berorientasi pada pembinaan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan pidana pengawasan ini sejalan dengan semangat pemasyarakatan yang menitikberatkan pada reintegrasi sosial. “Dengan adanya pidana pengawasan, WBP tetap memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri di tengah masyarakat dengan pengawasan yang terstruktur. Kami berharap yang bersangkutan dapat menjalani masa pengawasan dengan baik, mematuhi aturan, serta tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari,” tambah Anggi.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas administratif semata, tetapi juga mencerminkan transformasi sistem pemasyarakatan yang kini semakin adaptif terhadap perkembangan hukum nasional. Implementasi KUHP baru yang mengakomodasi pidana alternatif seperti pidana pengawasan menjadi langkah progresif dalam menciptakan sistem hukum yang tidak hanya menghukum, tetapi juga membina dan memulihkan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini secara lancar, Rutan Kelas IIB Banyumas bersama Kejaksaan Negeri Banyumas dan Bapas menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berorientasi pada keadilan restoratif. Sinergitas yang terjalin diharapkan terus diperkuat guna mendukung terciptanya sistem peradilan pidana yang lebih efektif dan humanis di masa mendatang.

Tags:

Jpu Kejari BanyumasKanwil Ditjenpas JatengPenyerahan tahananRutan Banyumas
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Nyambi Jualan Tramadol, Penjual Ikan Hias Dibekuk Polisi

Next

23 Ton Bawang dan Cabai Selundupan di Pontianak Disita Bareskrim

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}