Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

PERISTIWA

Gandeng BNN, Lapas Semarang Berikan Edukasi Bahaya Narkoba kepada Warga Binaan

By Redaksi
May 8, 2026 1 Min Read
0

SEMARANG, JMPnews – Lapas Kelas I Semarang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Bahaya Narkoba bagi warga binaan. Kepala Bagian Tata Usaha, Yudi Winardi selaku Plh. Kepala Lapas membuka kegiatan bersama Kabid Pelayanan dan Pembinaan dan Kabid Giatja Lapas Semarang.

Sebanyak 60 warga binaan dengan perkara narkotika ikut dalam kegiatan tersebut. Mewakili Kepala BNN Provinsi Jateng, Penyidik Ahli Madya, KBP. F Sandy Sitepu, memberikan penjelasan mengenai bahaya narkoba kepada warga binaan.

“Penyalahgunaan narkoba dapat merusak sistem saraf, menurunkan kesadaran, memicu tindakan kriminal, serta menyebabkan ketergantungan yang sulit dihentikan apabila tidak ditangani secara serius,” ucap Sandy.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk upaya pembinaan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas. Sandy Sitepu juga memberikan pemahaman mendalam tentang dampak buruk narkoba terhadap kesehatan fisik, mental, kehidupan sosial, hingga masa depan seseorang.

Melalui edukasi ini, warga binaan diajak untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjauhi narkoba serta membangun komitmen untuk menjalani hidup yang lebih sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Sebagai langkah pencegahan, warga binaan diminta untuk melaksanakan tes urin. Pengambilan sampel dilakukan oleh petugas Klinik Pratama Lapas Semarang. Hasil dari tes tersebut menyatakan 60 warga binaan negatif mengkonsumsi narkoba.

Tags:

Bahaya narkobaBNN JatengKanwil Ditjenpas JatengLapas semarangWBP lapas Semarang
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Puluhan Saksi Diperiksa, Polisi Terus Dalami Kecelakaan Kereta di Bekasi

Next

Dugaan TPPO di Bendungan Hilir, Polisi Tahan 3 Tersangka

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}