Jaringan Mitra Publik

Kasus Gudang Motor Ilegal Terkuak, Ribuan Motor Baru Diduga Hasil Pengalihan Fidusia

0

JAKARTA, JMPnews — Polda Metro Jaya mengungkap dugaan praktik penadahan dan pengiriman sepeda motor ilegal ke luar negeri yang melibatkan ribuan kendaraan baru. Polisi kini mendalami kemungkinan adanya pengalihan kendaraan dengan jaminan fidusia hingga dugaan penyalahgunaan data dalam proses pembiayaan.

Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Noor Maghantara menjelaskan, kendaraan-kendaraan tersebut diduga diperoleh melalui jaringan pengepul sebelum akhirnya masuk ke gudang penampungan.

“Awalnya kendaraan diterima penadah dari para pengepul. Pengepul ini ada yang mendapatkan kendaraan dari dealer dan ada juga dari perorangan,” kata Noor kepada wartawan, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, sebagian kendaraan diduga berasal dari pengalihan kendaraan yang masih memiliki jaminan fidusia. Namun, penyidik masih mendalami sumber kendaraan tersebut, termasuk kemungkinan adanya penyalahgunaan identitas dalam pengajuan pembiayaan.

“Kami masih mendalami apakah pemilik data memang mengajukan pembiayaan sendiri atau ada dugaan akses ilegal sehingga data masyarakat digunakan untuk pengajuan pinjaman kendaraan,” ujarnya.

Noor menegaskan, seluruh kendaraan yang ditemukan di gudang tersebut merupakan kendaraan baru. Sebagian motor sengaja dibongkar menjadi beberapa bagian untuk memudahkan proses pengemasan dan pengiriman ke luar negeri.

“Semua kondisi baru. Ada yang masih utuh dan ada juga yang sudah dibongkar,” jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi baru menetapkan satu orang tersangka berinisial WS yang diketahui merupakan direktur sebuah perusahaan. Penyidik masih mengembangkan perkara guna mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Selain itu, polisi juga menyoroti nilai keuntungan yang diperoleh tersangka dari aktivitas ilegal tersebut. Berdasarkan hasil penyidikan sementara, tersangka diduga meraup keuntungan hingga Rp26 miliar sejak menjalankan kegiatan tersebut.

“Keuntungan yang didapat tersangka diperkirakan sekitar Rp26 miliar sejak awal kegiatan berlangsung,” ungkap Noor.

Penyidik turut mendalami keterlibatan sejumlah pihak lain, termasuk dealer dan perusahaan yang berkaitan dengan distribusi kendaraan. Polisi memastikan seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan akan dimintai keterangan.

“Masih proses penyidikan. Nanti tentu semua pihak yang terlibat akan kami panggil untuk dimintai keterangan,” pungkasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.