Jaringan Mitra Publik

Dijanjikan Pengacara Anaknya Bisa masuk Akpol, Warga Bekasi Tertipu Miliaran Rupiah

0

BEKASI, JMPnews – Apes benar nasib Josman Sinaga (55) warga Bekasi, dirinya tertipu Miliran rupiah oleh seorang pengacara wanita. Dia menjanjikan anak Josman bisa masuk akademi kepolisian tanpa mengikuti proses seleksi dengan menyerahkan sejumlah uang.

Josman menuturkan total dana yang diberikan kepada oknum pengacara tersebut berjumlah Rp 1.1 miliar yang dilakukan secara dua tahap pembayaran. Dirinya berharap usai pembayaran tersebut anaknya bisa masuk menjadi anggota polisi.

“Saya tukang tambal ban. Tapi demi anak, jantung pun rela dijual,” ujar Josman dalam keterangannya.

Josman menjelaskan, pembayaran pertama dilakukan secara tunai senilai Rp500 juta kepada seseorang yang ditunjuk terlapor dan dibuatkan kuitansi. Sisanya, Rp600 juta, ditransfer.

“Rp500 juta saya antar uang cash. Lalu tiga atau lima hari kemudian, saya transfer Rp600 juta dengan nominal Rp500 juta, selisih 5 menit kemudian, Rp100 juta. Total Rp1,1 miliar,” jelasnya.

Kuasa hukum korban dari LBH Patriot, Cupa Siregar, mempertanyakan lambannya penanganan laporan tersebut meski bukti telah disampaikan sejak 2024.

“Modusnya meminta uang untuk masuk anggota Polri. Sudah kami laporkan, tetapi penanganannya lamban. Apa kesulitan penyidik menangani perkara
ini?” Tanya Cupa.

la menyebut terlapor merupakan oknum advokat yang terdaftar di organisasi profesi dan diduga meminta
uang dengan mengatasnamakan seorang jenderal dan tokoh agama nasional.

Berdasar info yang beredar, sosok pengacara tersebut memiliki inisial IK. IK sendiri kabarnya adalah sosok pengacara cukup dikenal di lingkungan advokat dan memiliki kantor di wilayah Kota Bekasi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.