BOYOLALI, JMPnews – Suasana berbeda terasa di ruang tahanan Polres Boyolali, Senin (23/2/2026) sore. Di balik jeruji besi, Ramadhan tak sekadar menjadi momentum ibadah, tetapi juga ruang refleksi dan harapan baru bagi para tahanan.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra memimpin langsung kegiatan buka puasa bersama yang turut dihadiri Wakapolres dan para Pejabat Utama (PJU). Kehadiran pimpinan di dalam ruang tahanan menjadi pesan kuat bahwa proses penegakan hukum tetap berjalan seiring dengan pendekatan kemanusiaan.
Kegiatan diawali dengan pengecekan kondisi para tahanan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan dan keamanan. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan doa bersama, buka puasa, ramah tamah, hingga sholat Maghrib berjamaah.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti ruangan, menghadirkan nuansa berbeda dari rutinitas keseharian di balik jeruji.
Dalam sambutannya, AKBP Indra menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh ampunan sekaligus kesempatan untuk memperbaiki diri. Ia menekankan bahwa kesalahan di masa lalu hendaknya menjadi pelajaran berharga, bukan akhir dari perjalanan hidup.
“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah. Jadikan momen ini sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali ke keluarga dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Wakapolres Boyolali turut mengingatkan bahwa masa penahanan harus dimaknai sebagai proses pembelajaran. Harapannya, para tahanan mampu menjadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk tidak mengulangi kesalahan dan menata masa depan yang lebih baik.
Dalam kesempatan itu, perwakilan tahanan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian jajaran kepolisian. Dengan penuh kerendahan hati, mereka mengakui kekhilafan yang telah terjadi serta menyatakan komitmen untuk berubah dan tidak lagi melanggar hukum.
Kegiatan berlangsung aman dan tertib. Momentum ini menjadi cerminan pendekatan humanis Polres Boyolali—bahwa di balik proses hukum yang tegas, tetap hadir nilai kemanusiaan serta harapan akan perubahan yang lebih baik.