WONIGIRI, JMPnews – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Wonogiri bersinergi dengan TNI dan Polri memperketat keamanan dengan melakukan geledah kamar penghuni dan tes urine bagi warga binaan maupun petugas pada Rabu siang 17 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan seluruh petugas Lapas sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas di lingkungan pemasyarakatan.
Geledah dilakukan secara menyeluruh pada kamar dan blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Petugas gabungan memeriksa secara teliti untuk memastikan tidak adanya barang terlarang seperti narkoba, senjata tajam, maupun alat komunikasi ilegal di dalam lapas.
Selain penggeledahan, seluruh petugas Lapas dan WBP juga menjalani tes urine. Langkah ini bertujuan mencegah dan mendeteksi dini penyalahgunaan narkoba, sekaligus menegaskan komitmen Lapas Kelas IIB Wonogiri mewujudkan Lapas yang Bebas dari Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba), terutama selama periode Nataru.
Kegiatan gabungan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, serta integritas seluruh petugas Lapas. Langkah ini memastikan lingkungan Lapas Kelas IIB Wonogiri tetap aman, tertib, dan kondusif menjelang momentum Natal dan Tahun Baru.
Kepala Lapas Kelas IIB Wonogiri, Siswarno, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan.
“Kami berkomitmen menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan bebas dari Halinar, terlebih menjelang Natal dan Tahun Baru. Kegiatan ini juga menjadi bentuk transparansi dan pengawasan internal,” ujarnya.
Hasil tes urine terhadap seluruh warga binaan dan petugas Lapas menunjukkan semua negatif, menegaskan tidak ada indikasi penyalahgunaan narkoba. Hal ini sekaligus memperkuat komitmen Lapas Kelas IIB Wonogiri dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari Halinar, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Wonogiri berharap keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama periode Nataru, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan terus meningkat.