BANYUMAS, JMPnews — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), termasuk kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan perawatan rutin bagi WBP lansia disabilitas, khususnya yang memiliki riwayat penyakit stroke.
Perawatan kesehatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan terpantau oleh petugas Rutan Kelas IIB Banyumas. Adapun bentuk perawatan yang diberikan meliputi terapi ringan untuk menjaga kelenturan dan fungsi tubuh, pemberian obat secara rutin sesuai anjuran medis, serta pengecekan kesehatan secara berkala guna memantau perkembangan kondisi kesehatan WBP lansia disabilitas dan mencegah terjadinya gangguan kesehatan lanjutan.
Selain perawatan medis, Rutan Kelas IIB Banyumas juga memperhatikan aktivitas harian WBP lansia disabilitas sebagai bagian dari perawatan holistik. Dalam kesehariannya, WBP lansia disabilitas dijemur selama kurang lebih 15 menit setiap hari untuk membantu menjaga kebugaran dan kesehatan tulang, serta diberikan kesempatan keluar kamar setiap hari agar dapat memperoleh sirkulasi udara yang baik dan menjaga kesehatan mental.
Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Banyumas, Cakra Citra Sari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian rutan terhadap pemenuhan hak dasar kesehatan WBP.
“Kami berharap melalui pelaksanaan perawatan rutin bagi WBP lansia dan disabilitas ini, kondisi kesehatan dan kualitas hidup mereka dapat terus terjaga, sehingga WBP dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih aman, layak, dan bermartabat,” ujarnya.
Perhatian dan perawatan yang diberikan pun dirasakan langsung oleh WBP. Salah satu WBP lansia disabilitas dengan penyakit stroke berinisial K (55) mengungkapkan rasa syukur serta harapannya.
“Saya berharap perhatian dan perawatan yang diberikan dapat membantu menjaga kesehatan serta memberikan rasa nyaman dan ketenangan selama menjalani masa pembinaan di Rutan Kelas IIB Banyumas,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, menegaskan bahwa perawatan lansia disabilitas merupakan bagian dari komitmen rutan dalam menerapkan prinsip pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan.
“Kami berharap kegiatan perawatan lansia disabilitas ini dapat memperkuat layanan pemasyarakatan yang humanis, inklusif, dan berkeadilan, sekaligus memastikan pemenuhan hak dasar kesehatan bagi seluruh WBP,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan perawatan rutin dan perhatian menyeluruh ini, Rutan Kelas IIB Banyumas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi WBP lansia dan disabilitas, sehingga proses pembinaan dapat berjalan dengan optimal dan berkelanjutan.