Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

POLHUKAM

JMP Nilai Isu Pergantian Kapolri Berpotensi Ganggu Stabilitas, Apresiasi Sikap Listyo Sigit

By Redaksi
August 6, 2026 2 Min Read
0

Jakarta, JMPnews – Panggung politik nasional sempat menghangat seiring berhembusnya angin kencang bernama isu Surat Presiden (Surpres) tentang pergantian pimpinan Polri. Di tengah spekulasi yang mulai liar di ruang publik, sebuah sikap tenang dan penuh negarawan justru ditunjukkan oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Alih-alih ikut terseret dalam arus polemik, Jenderal Sigit memilih mengambil posisi tegak lurus pada aturan main konstitusi.

“Itu—pergantian kapolri—hak prerogatif Presiden. Jadi, buat kami prajurit apa pun dilaksanakan. Kita menunggu saja,” ujar Sigit dengan nada datar namun sarat makna usai menghadiri rapat penting di Kementerian Polkam, Jakarta Pusat.

Apresiasi dari Ruang Wartawan

Respon dingin yang ditunjukkan orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini langsung memantik apresiasi luas. Ketua Paguyuban Jurnalis Mitra Polri (JMP), Ikhwan Andi Aziz, menjadi salah satu pihak yang secara terbuka memuji ketenangan sang jenderal.

Bagi Ikhwan, apa yang ditunjukkan Jenderal Listyo Sigit membuktikan integritas seorang perwira tinggi yang tidak mudah goyah oleh goncangan wacana politik praktis.

“Kami di JMP sangat menghargai sikap bijak dan tenang Bapak Kapolri. Beliau tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dan tidak terdistorsi oleh isu-isu politik yang sengaja dihembuskan di ruang publik,” tutur Ikhwan di Jakarta.

Lebih jauh, Ikhwan menilai pernyataan tersebut adalah sebuah penegasan nyata. Bahwa institusi kepolisian berada dalam koridor loyalitas penuh, patuh, dan tunduk tanpa syarat pada mekanisme konstitusional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Ketika “Ngebet” Mengalahkan Nalar Publik

Namun, di balik sejuknya pernyataan Kapolri, riak-riak kecil di balik layar tampaknya tak bisa disembunyikan begitu saja. JMP mensinyalir adanya kelompok-kelompok tertentu yang sengaja bermain air di air keruh—berupaya menggulirkan narasi pergantian kepemimpinan demi syahwat politik kelompok semata.

Di tengah situasi nasional yang menuntut konsentrasi total menghadapi tantangan domestik hingga gelombang ketidakpastian global, manuver semacam itu dinilai ibarat menepuk air di dulang.

“Situasi aman dan damai adalah prasyarat utama bangsa kita saat ini. Sangat disayangkan jika di tengah iklim yang membutuhkan kondusivitas, justru ada segelintir pihak yang mencoba memperkeruh keadaan dengan menyebar berbagai isu,” tegas Ikhwan tajam.

Kembali ke Tupoksi: Energi Bangsa untuk Rakyat

Alih-alih menghabiskan energi untuk meladeni spekulasi liar, JMP mendorong agar seluruh jajaran kepolisian tetap fokus penuh pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka: merawat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Negara ini, menurut Ikhwan, memiliki pekerjaan rumah yang jauh lebih mendesak ketimbang meladeni gosip politik. Pemulihan ekonomi nasional dan kesejahteraan rakyat adalah muara utama yang harus dituju bersama.

“Jauh lebih baik kita bersama-sama fokus memikirkan bagaimana cara memulihkan perekonomian nasional demi kesejahteraan rakyat, ketimbang menghabiskan energi untuk spekulasi politik yang tidak berdasar,” imbuhnya.

Menutup lembaran diskursus panas ini, JMP mengingatkan kembali sebuah prinsip dasar bernegara: kursi kapolri adalah hak prerogatif murni Presiden Republik Indonesia.

Sudah sepatutnya semua pihak menahan diri, menghormati proses konstitusional yang berjalan, dan bersama-sama merawat kedamaian demi kokohnya stabilitas nasional.

Tags:

Jenderal Listyo SigitJMPnewsKapolri
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Banyumas Tebar 500 Bibit Lele untuk Pembinaan Warga Binaan

Next

Polres Metro Jakarta Barat Musnahkan 1,1 Ton Bahan Baku Narkotika, Bongkar Jaringan Internasional

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}