Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

POLHUKAM

Rekam Jejak Suyudi Ario Seto: Sukses Bongkar 2 Ton Sabu dan Beberapa Catatan Kecil

By Redaksi
October 1, 2026 3 Min Read
0

JAKARTA — Komjen Pol Suyudi Ario Seto memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse dan pemberantasan narkotika sebelum namanya dipercaya menjadi calon Kapolri. Sejumlah kasus besar pernah berada dalam lingkup tugasnya, termasuk pengungkapan penyelundupan sekitar dua ton sabu hingga pengejaran buronan jaringan narkotika internasional.

Salah satu capaian yang paling menonjol terjadi ketika Suyudi menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Sepanjang 2025, BNN mengungkap 773 kasus tindak pidana narkotika dan psikotropika dengan 1.214 tersangka.

Dari pengungkapan tersebut, BNN menyita antara lain 4,01 ton sabu, 2,19 ton ganja, 2,06 ton ganja sintetis, ratusan ribu butir ekstasi, serta sejumlah narkotika lainnya. BNN juga mengungkap enam perkara tindak pidana pencucian uang terkait narkotika dengan aset yang disita mencapai Rp144,19 miliar.

Dua Ton Sabu dan Buronan Internasional

Kasus penyelundupan sekitar dua ton sabu dari kapal Sea Dragon Tarawa di perairan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, menjadi salah satu pengungkapan yang disebut Suyudi sebagai kasus menonjol sepanjang 2025.

Tak hanya mengungkap barang bukti dalam jumlah besar, BNN di bawah kepemimpinan Suyudi juga mengejar buronan internasional Dewi Astutik alias Mami. Dewi disebut terkait dengan jaringan Golden Triangle dan menjadi aktor intelektual dalam penyelundupan dua ton sabu yang digagalkan pada Mei 2025.

Dewi akhirnya diamankan di Sihanoukville, Kamboja, melalui operasi lintas negara yang melibatkan BNN, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, BAIS TNI, Atase Pertahanan RI, dan Bea Cukai. BNN menyebut operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Suyudi untuk membentuk tim khusus pengejaran internasional.

Sebelumnya, Suyudi juga mengakui pengejaran Dewi tidak mudah karena buronan tersebut berpindah dari satu negara ke negara lain sehingga membutuhkan koordinasi dengan Interpol dan aparat penegak hukum negara setempat.

Rekam Jejak di Polda Banten

Sebelum memimpin BNN, Suyudi pernah menjabat Kapolda Banten. Dalam laporan akhir 2024, Polda Banten mencatat 4.155 perkara pidana yang berhasil diungkap, meningkat 15 persen dibandingkan 3.603 perkara pada 2023.

Jumlah penyelesaian tindak pidana juga dilaporkan meningkat dari 2.081 perkara pada 2023 menjadi 3.509 perkara pada 2024 atau naik 69 persen.

Di bidang narkotika, Polda Banten sepanjang 2024 mengungkap 718 perkara dengan 991 tersangka. Barang bukti yang disita antara lain ganja, tembakau gorila, ekstasi, psikotropika dan lebih dari satu juta butir obat-obatan.

Namun, catatan lain muncul pada aspek keamanan lalu lintas. Pada periode yang sama, jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Banten justru meningkat 22 persen, dari 1.643 kejadian pada 2023 menjadi 1.998 kejadian pada 2024.

Meski jumlah kecelakaan meningkat, korban meninggal dunia tercatat turun dari 727 orang menjadi 673 orang. Sementara korban luka berat dan luka ringan mengalami kenaikan.

Kasus Bos Rental Jadi Catatan Profesionalitas

Salah satu perkara yang paling mendapat sorotan ketika Suyudi menjabat Kapolda Banten adalah kasus penembakan pemilik rental mobil Ilyas Abdurrahman di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak pada Januari 2025.

Sebelum penembakan, pihak keluarga pemilik rental disebut telah mendatangi Polsek Cinangka untuk meminta pendampingan terkait kendaraan yang diduga akan digelapkan.

Dalam pemeriksaan Propam Polda Banten, ditemukan dugaan ketidakprofesionalan anggota Polsek Cinangka karena tidak merespons laporan masyarakat dan tidak memberikan pendampingan sebagaimana mestinya. Suyudi saat itu menyatakan anggota yang terbukti melanggar akan ditindak, termasuk kemungkinan sanksi demosi hingga pemberhentian tidak dengan hormat.

Kasus tersebut menjadi catatan penting karena menyangkut respons aparat terhadap laporan masyarakat. Namun, catatan ini perlu ditempatkan secara proporsional: temuan pelanggaran tersebut berkaitan dengan anggota jajaran Polsek Cinangka, bukan tuduhan bahwa Suyudi secara pribadi melakukan pelanggaran.

Pekerjaan Rumah dari Masa Lalu

Rekam jejak Suyudi di bidang reserse juga tidak hanya berisi perkara yang berujung pengungkapan. Ketika pernah bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, sejumlah perkara besar menjadi bagian dari tantangan penegakan hukum yang berada dalam lingkup tugas institusi tersebut.

Kasus seperti penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dan kematian mahasiswa Universitas Indonesia Akseyna Ahad Dori menjadi contoh perkara besar yang pernah mendapat perhatian pada periode tugas Suyudi di lingkungan reserse Polda Metro Jaya.

Karena itu, rekam jejak Suyudi dapat dibaca dari dua sisi. Di satu sisi, ia memiliki pengalaman panjang di fungsi reserse dan mencatat sejumlah pengungkapan besar, terutama dalam pemberantasan narkotika. Di sisi lain, pengalaman memimpin wilayah juga memperlihatkan adanya pekerjaan rumah terkait profesionalitas anggota dan penyelesaian sejumlah perkara yang mendapat perhatian publik.

Kini, dengan pengalaman sebagai Kapolda Banten dan Kepala BNN, Suyudi menghadapi tanggung jawab yang jauh lebih luas jika resmi memimpin Polri.

Tantangannya bukan hanya mempertahankan capaian pengungkapan kejahatan, tetapi juga memastikan profesionalitas anggota, respons terhadap laporan masyarakat, serta penyelesaian perkara-perkara yang menjadi perhatian publik berjalan sesuai hukum dan standar akuntabilitas kepolisian.

Tags:

Dilantik presidenJenderal Suyudi Ari SetoKapolriRekam jejak
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Rutan Banyumas Perkuat Nilai Persatuan dalam Pelaksanaan Tugas

Next

Suyudi Jadi Kapolri: Perjalanan Reformasi Polri Memasuki Babak Baru

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}