Jaringan Mitra Publik

Razia Gabungan, Kalapas Nunukan Ajak WBP Tinggalkan Narkoba dan Bersiap Kembali ke Masyarakat

0

NUNUKAN, JMPnews – Minggu (25/05), Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan melaksanakan kegiatan razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dalam rangka deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan Lapas.

Kegiatan razia dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan Donny Setiawan dengan melibatkan unsur Aparat Penegak Hukum (APH) yang terdiri dari Brimob, Koramil, Polres, Polisi Militer (PM), serta Danpom Nunukan. Razia dilaksanakan secara acak pada sejumlah kamar hunian di setiap blok guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Adapun pemeriksaan dilakukan pada kamar hunian Blok A, Blok B, Blok C, dan Blok KW yang dipilih secara acak sebagai bagian dari langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

Petugas melakukan pemeriksaan badan, barang bawaan, serta lingkungan sekitar kamar hunian guna memastikan tidak adanya barang terlarang seperti narkoba, senjata tajam, alat komunikasi ilegal, maupun benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan.

Dalam apel pelaksanaan kegiatan, Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Donny Setiawan menegaskan kepada seluruh petugas agar pelaksanaan razia dilakukan secara maksimal sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan Lapas yang bersih dari narkoba dan handphone ilegal.

Selain itu, Kalapas juga menekankan agar seluruh kegiatan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan sikap humanis, sopan, dan profesional terhadap warga binaan.

Pada kesempatan tersebut, Kalapas bersama Danpom Nunukan, Kapten CPM Abdul Muntolib, S.H. turut menyapa dan memberikan arahan secara langsung kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di kamar hunian agar senantiasa menjaga perilaku, menaati tata tertib, serta aktif mengikuti program pembinaan yang telah disediakan.

Kalapas juga mengingatkan pentingnya melengkapi persyaratan administrasi program integrasi seperti Cuti Bersyarat (CB) dan Pembebasan Bersyarat (PB) agar proses pengusulan hak integrasi dapat berjalan dengan baik sehingga WBP dapat segera kembali dan berintegrasi secara positif di tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaan kegiatan, seluruh petugas gabungan bersinergi dan berkoordinasi dengan baik guna menjamin efektivitas pelaksanaan razia. Dari hasil pelaksanaan razia, petugas menemukan beberapa barang yang tidak semestinya berada di kamar hunian berupa sendok logam dan pecahan kaca yang selanjutnya diamankan oleh petugas untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kegiatan razia gabungan ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas IIB Nunukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat sinergitas bersama Aparat Penegak Hukum dalam mendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Leave A Reply

Your email address will not be published.