JAKARTA, JMPnews – Tokoh pertanian nasional, Dr Andi Muhammad Yuslim Patawari, M. Si kembali menunjukkan kiprahnya dalam membangun sektor pertanian Indonesia.
Dalam rapat pleno perdana dan pengukuhan Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2025–2030 di Jakarta, Jumat (3/10), Andi Yuslim hadir sebagai salah satu sosok kunci yang turut mengawal arah baru HKTI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Sudaryono.
Rapat tersebut juga menjadi momentum penting penunjukan sejumlah wakil menteri Kabinet Merah Putih sebagai Wakil Ketua Umum HKTI, yang memperkuat posisi strategis organisasi petani terbesar di Indonesia tersebut.
Di antara nama-nama besar yang bergabung adalah Wamen Perdagangan Dyah Roro Esti, Wamen UMKM Helvi Yuni Moraza, Wamen Kehutanan Rohmat Marzuki, Wamen Desa Ahmad Riza Patria, dan Wamen KP2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla.
Namun sorotan tak hanya tertuju pada para wakil menteri. Andi Yuslim Patawari, yang dikenal luas sebagai figur konsisten dalam perjuangan hak-hak petani dan revitalisasi pertanian nasional, disebut-sebut sebagai tokoh sentral dalam menyatukan kekuatan dan jaringan di tubuh HKTI.
Sebagai bagian dari struktur strategis HKTI, Andi Yuslim diharapkan menjadi jembatan antara elite nasional dan basis petani di daerah. Pengalamannya yang panjang dalam organisasi dan advokasi petani menjadikan kehadirannya penting dalam mengawal agenda-agenda krusial yang menyentuh langsung kehidupan petani.
Ketua Umum HKTI Sudaryono menegaskan bahwa struktur kepengurusan kali ini dirancang agar mampu menjawab tantangan nyata petani, termasuk isu lintas sektor seperti perdagangan komoditas, pengelolaan lahan, penguatan UMKM pertanian, hingga akses ke pembiayaan.
” HKTI harus jadi corong, mata, dan telinga petani. Dan tentu ini butuh figur-figur yang punya pengalaman langsung dengan akar rumput,” ujar Sudaryono.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina HKTI, sementara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dipercaya sebagai Ketua Dewan Penasihat.
Ke depan, HKTI berencana memperkuat struktur hingga ke daerah dan membentuk badan-badan pendukung yang akan bersinergi dengan berbagai program strategis pemerintah. (*)