Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

POLHUKAM

Cegah Potensi Paham Radikal, Napiter Lapas Semarang Ikuti Program Deradikalisasi

By Redaksi
September 30, 2025 1 Min Read
0

SEMARANG, JMPnews – Untuk mencegah potensi penyebaran paham radikal di dalam Lapas. Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang bersama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar kegiatan Deradikalisasi, Selasa (30/09).

Empat (4) narapidana tindak pidana terorisme (Napiter) Lapas Kelas I Semarang mengikuti program pembinaan tersebut. Meski telah melakukan ikrar, keempat napiter tersebut terus diberikan pembinaan agar dapat menguatkan pola pikir moderat.

Abdul Aziz, salah satu tim Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) memberikan materi mengenai pengenalan diri sendiri.

“Mengenal diri sendiri adalah kunci membangun pribadi yang sehat dan bahagia. Saya ingin mengajak bapak fokus pada ma’rifat al’nafs atau mengenal jiwa dan arah hidup yang jelas,” ucap Aziz.

Menurut Aziz, konsep diri positif membentuk harga diri yang kuat, menjadikan orang lebih tepat menilai keberartian diri.

Sementara itu, napiter berinisial E mengungkapkan, selama berada di Lapas, ia mempelajari banyak hal.

“Jadi lebih mengenali saya sendiri, ketika diluar saya mampu mengatasi segala masalah, ternyata disini tidak seperti itu, artinya kita harus kembali ke diri sendiri,” ungkap E.

Terpisah, Kepala Lapas Kelas I Semarang, Fonika Affandi menyampaikan bahwa kegiatan deradikalisasi dilaksanakan melalui pendekatan keagamaan, psikologis, serta sosial-kultural.

“Deradikalisasi bukan hanya mengubah cara berpikir, tapi juga mengembalikan keyakinan bahwa hidup damai dan toleran adalah jalan terbaik bagi bangsa,” pungkas Fonika

Tags:

DeradikalisasiKanwil Ditjenpas JatengLapas semarangNapiter
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Jaga Hak Pilih Warga Binaan, Rutan Banyumas Ikut Kawal Pemutakhiran Data Pemilih

Next

Residivis Curanmor Kembali Beraksi, Sempat Lari Namun Berhasil Diringkus Polisi

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}