Jaringan Mitra Publik

Empat Tahun Belum Selesai: Konsumen Kecewa Proses Pengalihan Kepemilikan Nomor Indosat di Gerai Pusat

0

JAKARTA, JMPnews – Seorang konsumen berinisial SL melaporkan kekecewaannya atas proses pengalihan kepemilikan (change ownership) dua nomor Indosat yang diajukannya sejak Januari 2022 di Gerai Kantor Pusat Indosat Ooredoo Hutchison, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Hingga April 2026, atau lebih dari empat tahun kemudian, status kepemilikan nomor tersebut belum berubah.

SL bersama rekannya IC mengurus pengalihan kepemilikan atas nomor 0815-xxx dan 0816-xxx pada 2 Januari 2022. Saat itu, seluruh dokumen persyaratan disebut telah diserahkan lengkap kepada petugas bernama Shelmy. Menurut SL, petugas tersebut menyatakan bahwa proses pengalihan telah berhasil, kartu SIM lama diganti dengan yang baru, dan status kepemilikan akan otomatis beralih setelah kartu aktif.

Namun, beberapa bulan kemudian pada 14 Mei 2022, SL dan IC mendapati bahwa kepemilikan nomor masih tercatat atas nama IC. Mereka kembali ke gerai dan bertemu petugas lain bernama Lian.

Proses pun harus diulang, dengan dokumen dikirim ulang melalui WhatsApp karena waktu operasional gerai hampir habis.

SL menuturkan bahwa petugas sempat menyampaikan informasi yang tidak sesuai, termasuk klaim bahwa Shelmy sedang cuti — padahal atasan menyatakan sebaliknya. Proses kemudian dilanjutkan melalui komunikasi WhatsApp di bawah supervisi Shelmy.

Selama follow-up, Indosat sempat menyebut adanya “Eligibility Not Clear” karena dugaan tunggakan tagihan pada nomor lain. SL membantah hal tersebut, karena pembayaran selama ini dilakukan secara otomatis melalui autodebit kartu kredit. Pada akhir Mei 2022, Indosat menyatakan tagihan telah lunas dan proses tinggal menunggu eskalasi akhir.

Namun hingga kini, pengalihan kepemilikan belum terealisasi. Akibatnya, tagihan bulanan kedua nomor tersebut masih terus diterbitkan atas nama pemilik lama (IC). Hal ini menimbulkan kerugian materiil dan imateril bagi SL, karena proses administrasi sederhana berlarut-larut tanpa kejelasan.

“Pengabaian selama lebih dari empat tahun ini menunjukkan kurangnya tanggung jawab pelaku usaha dalam memberikan layanan yang dijanjikan,” ujar SL.

Hingga berita ini ditulis, pihak Indosat Ooredoo Hutchison belum memberikan tanggapan resmi atas keluhan tersebut.

Leave A Reply

Your email address will not be published.