Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

PERISTIWA

263 Napi High Risk Dipindah ke Nusakambangan, Dirjenpas: Langkah Tegas Perkuat Keamanan Lapas

By Redaksi
April 24, 2026 2 Min Read
0

Cilacap — Direktorat Jenderal Pemasyarakatan kembali melakukan langkah strategis dalam penguatan sistem keamanan lembaga pemasyarakatan dengan memindahkan sebanyak 263 warga binaan (WB) kategori high risk ke Nusakambangan, Kamis (23/4/2026) malam.

Kegiatan pemindahan berlangsung mulai pukul 21.50 WIB melalui Pelabuhan Sodong, Nusakambangan, dengan pengawalan ketat dari gabungan petugas. Ratusan warga binaan tersebut berasal dari sejumlah wilayah, yakni Sumatera Utara (44 orang), Riau (103 orang), Jambi (42 orang), Sumatera Selatan (11 orang), Lampung (18 orang), serta DKI Jakarta (45 orang).

Direktur Pengamanan dan Intelijen, Tatan Dirsan Atmaja, dalam laporannya menyebutkan bahwa seluruh proses pemindahan berjalan aman dan terkendali tanpa kendala berarti.

“Proses penyerahan 263 WB high risk ke Nusakambangan berlangsung dengan pengamanan maksimal dan dalam kondisi aman terkendali hingga selesai,” ujarnya.

Sebanyak 57 personel gabungan diterjunkan dalam pengawalan ini, terdiri dari unsur Brimob, Sabhara, Lalu Lintas, Pamintel, Patnal, serta petugas dari Kanwil dan UPT. Selain itu, armada yang digunakan meliputi tujuh unit bus pariwisata, kendaraan taktis, hingga pengawalan patwal.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menegaskan bahwa pemindahan ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan dalam menata ulang hunian warga binaan berisiko tinggi sekaligus memperkuat keamanan di lapas-lapas overkapasitas.

“Pemindahan warga binaan high risk ke Nusakambangan adalah langkah konkret untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Ini juga bagian dari komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba dan praktik-praktik terlarang di dalam lapas,” tegasnya.

Mashudi juga menambahkan bahwa Nusakambangan dipilih karena memiliki sistem pengamanan berlapis serta fasilitas yang lebih memadai untuk pembinaan warga binaan dengan tingkat risiko tinggi.

“Dengan penempatan di Nusakambangan, pengawasan menjadi lebih optimal dan pembinaan bisa dilakukan secara lebih terukur,” tambahnya.

Langkah ini sekaligus menegaskan keseriusan Ditjenpas dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas di seluruh Indonesia.

Tags:

Dirjen pemasyarakatanMashudiNusa kambanganPemindahan napi high risk
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Rutan Banyumas Gelar Donor Darah Jelang HBP

Next

Polda Riau Ungkap 29 Kasus Tambang Emas Ilegal, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Dimusnahkan

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}