JAKARTA, JMPnews – Kanit Samsat Jakarta Selatan AKP Kharisma Arbit membantah berita yang mengatakan dirinya meminta jatah ke jajaran dan melestarikan pungli. Justru menurutnya dirinya ingin membersihkan oknum-oknum yang selama ini meresahkan.
Kharisma menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh pelayanan kepada wajib pajak berjalan lancar, transparan, dan adil. Menurut Kharisma, pelayanan yang bersih dan profesional adalah prioritas utama sejak ia mulai menjabat.
“Saat ini saya tengah fokus melakukan ‘bersih-bersih’ di setiap pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya kepada JMPnews.id.
Ia menegaskan bahwa dugaan pungli yang beredar tidak benar dan pihaknya berupaya menghadirkan prosedur pelayanan yang jelas, adil, dan mudah diakses oleh warga. Bahkan dirinya juga mengajak masyarakat untuk aktif melapor bila menemukan oknum petugas yang menjadi calo atau melakukan pungli.
“Kalau masih bisa kita bina ya kita bina, kalau tidak bisa ya sudah. Propam juga membuka pelayanan laporan masyarakat. Semua laporan akan ditindaklanjuti secara serius,” ujarnya.
Untuk mempermudah masyarakat, Samsat Jaksel menyiapkan dua unit bus Samsat Keliling dan enam gerai di Blok M, MPP Kuningan, Cipulir, Pasar Minggu, Gandaria City, dan ITC Kuningan. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga menghapus sanksi denda pajak STNK kendaraan untuk periode 10 November hingga 31 Desember 2025, sebagai upaya meringankan beban wajib pajak.
Kharisma menegaskan, seluruh petugas Samsat siap melayani masyarakat dengan prosedur yang jelas dan akuntabel. “Masyarakat bisa menghubungi hotline pengaduan 085713563565.
“Mari kita bersama-sama wujudkan pelayanan Samsat yang bersih, aman, dan nyaman bagi semua warga,” pungkasnya.