WONOGIRI, JMPnews — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Wonogiri terus menguatkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan produksi olahan pangan. Pada Rabu (10/12) pukul 08.30 WIB, Lapas Wonogiri melaksanakan kegiatan bimbingan kerja produksi Roti Pisang yang berlangsung hingga selesai dan diikuti dengan antusias oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), peserta magang, serta didampingi langsung oleh pembimbing Heru Sutanto.
Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pelatihan mulai dari proses pemilihan bahan, pengolahan adonan, teknik pengovenan, hingga pengemasan produk. Pelaksanaan bimbingan kerja ini menjadi salah satu langkah nyata Lapas Wonogiri dalam memberikan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan WBP sebagai bekal setelah menjalani masa pembinaan.
Kalapas Wonogiri, Siswarno, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Pelatihan produksi Roti Pisang ini adalah bentuk komitmen kami dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi. Harapannya, keterampilan ini dapat membantu mereka menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga binaan peserta pelatihan berinisial H.M. mengungkapkan rasa syukur dan semangatnya mengikuti kegiatan ini. “Saya senang bisa ikut belajar membuat roti pisang. Selain menambah pengalaman, kegiatan ini juga memberi saya harapan untuk bisa bekerja atau bahkan membuka usaha sendiri setelah bebas nanti,” tutur H.M.
Melalui kegiatan ini, Lapas Wonogiri berharap program pembinaan kemandirian dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas hidup dan kepercayaan diri warga binaan di masa mendatang.
Kontributor Humas Lagiri