Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

PERISTIWA

Trotoar di Depan RS Pelni Ditutup Seng, Hak Publik Dipertanyakan

By Redaksi
December 23, 2025 2 Min Read
0

JAKARTA, JMPnews – Trotoar adalah fasilitas umum yang secara tegas diperuntukkan bagi pejalan kaki. Keberadaannya bukan sekadar pelengkap jalan, melainkan ruang aman yang dijamin negara untuk melindungi warga dari risiko lalu lintas kendaraan bermotor. Ketika fungsi ini terganggu, maka hak publik pun patut dipertanyakan.

Kondisi tersebut kini menjadi sorotan di sepanjang trotoar depan RS Pelni, Petamburan, Jakarta Barat. Area yang seharusnya dapat diakses bebas oleh pejalan kaki justru tertutup seng dan rangka baja ringan. Di lokasi terlihat pembongkaran saluran air di bawah trotoar, penebangan pohon, serta penjagaan intensif oleh Satpol PP hampir setiap hari.

Minimnya papan informasi proyek dan penjelasan resmi di lokasi memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Renovasi yang berlangsung terkesan tertutup dan menimbulkan kesan seolah trotoar tersebut merupakan bagian dari area RS Pelni, bukan fasilitas umum milik warga.

Tokoh warga Gang Pelni, Rony, menilai ada kejanggalan dalam proses renovasi tersebut. Ia mempertanyakan dasar hukum dan kewenangan pihak yang melakukan pengerjaan, apakah sesuai dengan ketentuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau justru atas kebijakan internal rumah sakit.

“Kalau ini fasum, seharusnya terbuka dan ada penjelasan ke publik. Jangan sampai trotoar berubah fungsi tanpa kejelasan,” ujarnya.

Senada, Bang Benny, tokoh warga setempat, menekankan pentingnya transparansi kepada masyarakat. Menurutnya, warga berhak mengetahui status lahan, perizinan, serta rencana akhir dari renovasi tersebut.

“Trotoar ini hak pejalan kaki. Jangan sampai setelah renovasi justru tidak bisa lagi digunakan warga,” tegasnya.

Penutupan trotoar tanpa kejelasan arah kebijakan dinilai berpotensi mengabaikan prinsip tata kota yang berkeadilan dan ramah bagi pejalan kaki. Warga berharap pemerintah daerah dan pihak RS Pelni segera memberikan klarifikasi terbuka agar fungsi trotoar sebagai fasilitas umum tidak tergerus oleh kepentingan tertentu.

Tags:

Ditutup sengRS PelniTrotoar
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pimpin Apel Kebangsaan, Kapolri Lepas Ribuan Banser Amankan Nataru

Next

Lakukan Sterilisasi, Brimob PMJ Pastikan Keamanan Ibadah Natal di Katedral

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}