Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

POLHUKAM

Ternak Ayam Petelur, Warga Binaan Lapas Semarang Panen Ratusan Butir Perhari

By Redaksi
June 9, 2026 2 Min Read
0

SEMARANG, JMPnews – Warga binaan Lapas Kelas I Semarang memanen ratusan telur ayam tiap harinya. Telur tersebut berasal dari peternakan ayam petelur yang dikelola Lapas. Hingga saat ini terdapat 308 ekor ayam petelur yang produktif.

Kalapas Semarang, Ahmad Tohari menuturkan, peternakan ayam petelur di Lapas merupakan salah satu kegiatan pembinaan warga binaan. Peternakan tersebut tergabung dalam integrated farming yang berisi pertanian, perikanan dan peternakan.

“Kami memiliki laboratorium mini dan lahan integrated farming yang dimanfaatkan untuk pembinaan warga binaan. Selain untuk kegiatan rutin, disitu warga binaan juga dapat melakukan pengujian dan pengembangan ilmu yang telah didapat,” ucap Tohari.

Dalam sehari, Lapas melakukan 2 kali panen pada pagi dan siang dan mampu menghasilkan hampir 300 butir telur. Hasil panen tersebut kemudian dijual ke mitra Lapas. Hasil penjualan dibagi untuk modal, PNBP dan premi warga binaan.

“Khusus bagian peternakan, ada 3 warga binaan yang mengelola. Penetapan pekerja ini sebelumnya melalui beberapa seleksi, jika terpenuhi baru bisa dipekerjakan. Setuap hari mereka bekerja dengan didampingi oleh petugas,” ujar Kalapas.

Salah seorang pekerja, Bedi terpidana kasus narkotika mengaku, ia lebih memilih bekerja di peternakan daripada hanya diam di kamar. Bedi terjerat kasus narkotika dan divonis 10 tahun pidana penjara. Tahun ini merupakan tahun keempat dirinya mendekam di penjarq.

“Saya seneng kerja, ikhlas, saya sudah menerima keadaan, daripada di blok cuma diem aja. Awalnya kerja di taman kemudian ditawari disini ya mau aja. Selama kerja disini enjoy aja gaada kendala,” ucap Bedi.

Meski dipenjara, Bedi masih memiliki harapan untuk kehidupan mendatang. Dengan ilmu yang didapat di dalam
Lapas, ia ingin membangun usaha bersama keluarga.

“Kalo sudah bebas saya berencana membangun usaha ayam kampung, ilmunya kan sudah dapat, jika ada modal sudah tinggal jalan aja,” pungkas Bedi.

Tags:

Kanwil Ditjenpas JatengLapas semarangPanen ratusan butirTernak ayam petelurWBP lapas Semarang
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Antisipasi Penularan Hantavirus, Lapas Wonogiri Gelar Penyuluhan Kesehatan Bersama Dinas Kesehatan

Next

Dua Pengedar Sabu dan Obat Keras Ditangkap di Polres Pekalongan

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}