Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

POLHUKAM

Ternak Ayam Petelur, Rutan Banyumas Libatkan Warga Binaan

By Redaksi
September 21, 2026 2 Min Read
0

BANYUMAS – Budidaya ayam petelur di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas mulai menunjukkan perkembangan positif. Dari 16 ekor ayam yang dipelihara, produksi telur yang sebelumnya belum ada kini telah mencapai sekitar 9 butir dalam sehari.

Peningkatan produksi tersebut menjadi bagian dari program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Untuk menjaga kesehatan ayam dan mempertahankan produktivitas, Rutan Banyumas melakukan monitoring serta pencatatan secara rutin.

Pemantauan dilakukan pada Sabtu (19/9/2026) dengan melibatkan WBP bersama peserta magang. Mereka memeriksa kondisi fisik ayam, memastikan ketersediaan pakan dan air minum, menjaga kebersihan kandang, serta mencatat jumlah telur yang dihasilkan setiap hari.

Salah satu WBP berinisial H mengatakan pencatatan produksi membantu mengetahui perkembangan ayam secara lebih terukur. Menurutnya, hasil pencatatan menunjukkan adanya peningkatan produksi sejak ayam mulai dipelihara.

“Setiap hari kami lihat kondisi ayam dan kami catat juga berapa telur yang didapat. Jadi dari catatan itu bisa kelihatan perkembangannya, apakah produksinya bertambah atau berkurang. Awalnya memang belum bertelur, tetapi sekarang sudah bisa mendapatkan sekitar 9 butir dalam sehari,” ujar H.

Selain mencatat produksi telur, WBP juga memastikan kebutuhan dasar ayam terpenuhi. Pakan dan air minum disediakan secara rutin, sementara kandang dibersihkan untuk menjaga kondisi lingkungan tetap sehat.

“Kalau untuk perawatannya, kami usahakan pakan dan minumnya selalu tersedia. Kandang juga dibersihkan supaya ayam tetap nyaman. Sampai sekarang kondisi ayam sehat dan tidak ada yang terlihat sakit. Kalau ada perubahan kondisi atau produksi telur menurun, nantinya bisa langsung kami laporkan,” katanya.

Petugas Rutan Kelas IIB Banyumas, Sigit Purwanto, mengatakan monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan budidaya sekaligus memastikan pemeliharaan ayam berjalan secara teratur.

“Monitoring ini kami lakukan secara rutin, bukan hanya melihat jumlah telur yang dihasilkan, tetapi juga memperhatikan kondisi ayam, pakan, minum, dan kebersihan kandang. Dengan adanya pencatatan, kami bisa mengetahui perkembangan ayam dari hari ke hari dan lebih mudah melakukan evaluasi apabila ada perubahan pada kondisi maupun produksinya,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, keterlibatan WBP dalam budidaya ayam petelur juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian. WBP tidak hanya dilibatkan dalam pekerjaan pemeliharaan, tetapi juga belajar mencatat dan mengevaluasi hasil produksi.

“Harapannya kegiatan ini tidak hanya menghasilkan telur, tetapi juga memberikan pengalaman dan keterampilan kepada WBP dalam mengelola budidaya ayam petelur. Jadi mereka belajar dari proses pemeliharaan sampai pencatatan hasil produksinya,” tambahnya.

Hasil produksi telur dari budidaya tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan produktif di lingkungan Rutan Banyumas. Salah satunya digunakan sebagai bahan dalam pembuatan donat.

Melalui perawatan dan pencatatan yang dilakukan secara rutin, Rutan Kelas IIB Banyumas terus mengembangkan budidaya ayam petelur sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Di sisi lain, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada WBP untuk memperoleh pengalaman praktis dalam pemeliharaan ternak, pencatatan produksi, hingga pemanfaatan hasil budidaya.

Tags:

Ayam petelurKanwil Ditjenpas JatengRutan BanyumasTernak ayamWarga binaan
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Polri All Out Amankan FIFA ASEAN Cup 2026, Suporter Diminta Jaga Ketertiban

Next

Rutan Temanggung Perkuat Koordinasi dengan Polres untuk Cegah Gangguan Keamanan

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}