Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

POLHUKAM

Rutan Banyumas Sebut Capaian Selama Satu Tahun di Era Prabowo

By Redaksi
October 29, 2025 4 Min Read
0

BANYUMAS, JMPnews — Sepanjang tahun 2025, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas menorehkan beragam capaian kinerja yang merefleksikan semangat kerja berdaya dan berdampak. Melalui langkah konkret dan kolaboratif, Rutan Banyumas terus memperkuat pelaksanaan program pembinaan, pemberdayaan, dan pengamanan, selaras dengan arah kebijakan Astacita Presiden Prabowo Subianto serta implementasi 13 Akselerasi Program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Rutan Bersinar, Pengamanan Lebih Ketat dan Humanis

Dalam bidang pengamanan, Rutan Banyumas berhasil memperkuat sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyumas dalam mewujudkan lingkungan Rutan Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Sepanjang tahun, dilakukan 120 kali penggeledahan kamar hunian, seluruhnya dinyatakan nihil temuan handphone, pungutan liar, maupun narkoba.
Pengawasan lalu lintas orang dan barang juga diperketat melalui peningkatan frekuensi kontrol dan pemeriksaan. Rutan turut melaksanakan tes urine bagi petugas dan warga binaan, serta menjalankan rehabilitasi terhadap 30 warga binaan pecandu narkoba bekerja sama dengan BNNK Banyumas.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen bahwa pembinaan dan pengamanan harus berjalan seimbang dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan tertib.

Warga Binaan Jadi Pelopor Ketahanan Pangan

Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Rutan Banyumas sukses mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif di dalam dan luar rutan. Sebanyak 10 warga binaan dilibatkan aktif dalam kegiatan pertanian hortikultura, budidaya sayuran, peternakan, dan perikanan.
Panen hasil kerja mereka tidak hanya memenuhi kebutuhan dapur rutan, tetapi juga disalurkan untuk kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

Salah satu warga binaan peserta program, Arif (inisial), mengungkapkan rasa bangganya dapat ikut berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

“Awalnya saya tidak punya pengalaman bertani. Tapi setelah ikut program ini, saya belajar banyak tentang menanam dan mengelola hasil panen. Rasanya senang karena apa yang kami tanam bisa bermanfaat bagi banyak orang. Ini membuat saya lebih semangat untuk berubah,” ujarnya dengan penuh haru.

Program ketahanan pangan ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter dan keterampilan kerja produktif agar warga binaan siap berdaya setelah bebas nanti.

Kreativitas dan Kemandirian Melalui Produk Rajut

Selain di bidang pertanian, Rutan Banyumas juga mendorong pengembangan keterampilan ekonomi kreatif melalui pelatihan rajut dan kerajinan tangan berbasis UMKM.

Warga binaan dilatih membuat tas, dompet, dan aksesori rumah tangga dari bahan rajutan, yang kemudian dipamerkan dalam kegiatan pameran hasil karya pemasyarakatan.
Program ini menjadi salah satu wujud nyata pembinaan kemandirian dan pembentukan mental produktif di lingkungan Rutan Banyumas.

Kepedulian Sosial bagi Keluarga Warga Binaan dan Masyarakat

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Rutan Banyumas secara rutin melaksanakan Jumat Berkah dan kegiatan bantuan sosial bagi masyarakat sekitar serta keluarga warga binaan yang kurang mampu.
Selama satu tahun terakhir, tercatat 150 penerima manfaat menerima bantuan berupa paket sembako dan hasil panen dari lahan pertanian Rutan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menumbuhkan solidaritas dan nilai kemanusiaan, sekaligus mempererat hubungan antara Rutan, warga binaan, dan masyarakat.

Salah satu penerima manfaat, Siti Rohmah (42), warga sekitar Rutan yang juga merupakan keluarga salah satu warga binaan, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.

“Saya merasa sangat bersyukur. Bantuan dari Rutan ini bukan hanya meringankan kebutuhan keluarga kami, tapi juga membuat kami merasa masih diperhatikan. Saya lihat sendiri hasil panen mereka bagus dan segar. Terima kasih kepada seluruh petugas dan warga binaan,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Langkah Humanis Atasi Overkapasitas

Rutan Banyumas juga terus berupaya menekan dampak overkapasitas melalui kebijakan pembinaan dan pemberian hak-hak narapidana secara transparan. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 199 narapidana memperoleh remisi umum dan khusus, sedangkan 75 warga binaan mendapatkan hak integrasi berupa cuti bersyarat dan cuti menjelang bebas.

Rutan juga melakukan pemindahan 15 narapidana ke Lapas Medium dan Maximum Security guna menjaga keseimbangan hunian dan efektivitas pembinaan.
Kebijakan ini dilakukan dengan pendekatan humanis, menjunjung asas keadilan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, menyampaikan bahwa seluruh capaian ini merupakan hasil kerja kolektif antara petugas, warga binaan, dan seluruh elemen masyarakat yang turut berkontribusi dalam perubahan positif di lingkungan pemasyarakatan.

“Setahun ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan semangat ‘Setahun Berdaya, Setahun Berdampak’. Kami tidak hanya menargetkan capaian administratif, tetapi membangun perubahan perilaku, kemandirian, dan kemanusiaan di dalam rutan,” ujar Anggi.

“Program ketahanan pangan, pelatihan rajut, hingga kegiatan sosial bukan sekadar kegiatan rutinitas, tetapi bentuk nyata dari pembinaan yang menyentuh hati dan kehidupan warga binaan. Kami ingin setiap langkah yang kami ambil benar-benar memberi manfaat nyata, baik bagi mereka di dalam maupun bagi masyarakat di luar.”

Menutup pernyataannya, Anggi menyampaikan harapannya agar sinergi yang telah terbangun terus diperkuat di masa mendatang.

“Rutan Banyumas akan terus berinovasi dan bersinergi dengan berbagai pihak. Kami ingin menjadi bagian dari transformasi besar Pemasyarakatan menuju lembaga yang adaptif, profesional, dan berdaya guna bagi pembangunan manusia Indonesia,” pungkasnya.

Dengan semangat “Setahun Bekerja, Berdaya, dan Berdampak,” Rutan Banyumas terus meneguhkan peran sebagai institusi pembinaan yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan, kemandirian, dan pengabdian.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa perubahan positif di balik jeruji benar-benar dapat terjadi, ketika kerja dilakukan dengan hati, dedikasi, dan keikhlasan.

Tags:

Asta citaCapaian satu tahunKanwil Ditjenpas JatengRutan Banyumas
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Prabowo Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba oleh Polri

Next

Kobarkan Semangat Persatuan, Lapas Batang Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}