BANYUMAS, JMPnews – Sebagai wujud komitmen dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika, Rutan Kelas IIB Banyumas menyelenggarakan kegiatan tes urine bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di dalam rutan, sekaligus mendukung pelaksanaan program Rutan Bersinar (Bersih dari Narkoba). Tes urine dilakukan secara bertahap, terukur, serta diawasi langsung oleh petugas kesehatan dan pengamanan untuk memastikan kredibilitas hasil pemeriksaan dan menjamin bahwa pelaksanaanya berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur.
Kegiatan tes urine tidak hanya menjadi bentuk pengawasan, tetapi juga merupakan upaya pembinaan terhadap WBP untuk mendorong mereka menjalani hidup sehat tanpa ketergantungan narkoba. Selain itu, pemeriksaan narkotika juga menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan serta mencegah risiko penyelundupan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan rutan. Dengan terlaksananya kegiatan ini secara rutin, diharapkan tercipta lingkungan pemasyarakatan yang kondusif, sehat, serta bebas dari pengaruh negatif yang dapat menghambat proses pembinaan.
Kepala Pengamanan Rutan Kelas IIB Banyumas, Ronitua Tambunan, menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembinaan. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini harus terus dilakukan sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga integritas rutan. “Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Rutan Kelas IIB Banyumas dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari narkoba serta mendukung terlaksananya pembinaan WBP secara aman dan efektif,” ujarnya.
Dari sisi peserta, salah satu WBP berinisial FT (27) mengungkapkan bahwa tes urine memberikan rasa aman bagi para warga binaan, karena membuktikan bahwa lingkungan pembinaan terjaga dari gangguan narkoba. Ia juga menilai bahwa kegiatan ini membantu WBP menjalani pembinaan dengan lebih fokus. “Kami berharap pelaksanaan tes urine ini dapat terus dilakukan secara transparan dan berkelanjutan sehingga lingkungan rutan semakin aman, sehat, dan bebas dari narkoba selama kami menjalani masa pembinaan di Rutan Kelas IIB Banyumas,” tuturnya.
Mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dan menegaskan bahwa Rutan Banyumas akan terus memperkuat langkah pemberantasan narkoba. Ia menekankan bahwa tes urine bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bagian dari strategi pembinaan jangka panjang. “Kami berharap pelaksanaan tes urine ini dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam menjaga Rutan Kelas IIB Banyumas tetap bebas dari narkoba serta mendukung terciptanya pembinaan yang aman dan berkualitas bagi seluruh WBP,” tegasnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Banyumas terus memperkokoh langkah menuju lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, bermartabat, dan berintegritas, sejalan dengan semangat pelayanan pemasyarakatan yang humanis serta mendukung proses pembinaan menuju perubahan yang lebih baik.