Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

PERISTIWA

Jelang HUT Bhayangkara, Polda Jateng Gelar Upacara Pencucian Pataka “Maneka Tunggal Dharma”,

By Redaksi
June 19, 2025 2 Min Read
0

SEMARANG, JMPnews – Sebagai bagian dari rangkaian tradisi mulia menyambut Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polda Jawa Tengah menggelar upacara Pemurnian Nilai-Nilai Tribrata yang ditandai dengan pencucian Pataka Polda Jateng “Maneka Tunggal Dharma”.

Upacara yang berlangsung dalam suasana khidmat ini dilaksanakan di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, pada Rabu (18/6/2025) dan dipimpin langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo selaku inspektur upacara.

Acara ini dihadiri oleh seluruh pejabat utama Polda Jateng dan diikuti oleh perwakilan personel dari berbagai satuan kerja (satker) di lingkungan Mapolda Jateng. Dengan penuh penghormatan, seluruh peserta upacara mengikuti jalannya prosesi yang sarat nilai-nilai simbolik dan spiritual.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Mars Polri, dilanjutkan penghormatan pasukan kepada inspektur upacara serta laporan dari komandan upacara. Inti prosesi ditandai dengan penghormatan dan tradisi pencucian Pataka “Maneka Tunggal Dharma” oleh Kapolda Jateng, sebagai simbol pemurnian nilai dan semangat juang insan Bhayangkara. Upacara kemudian ditutup dengan menyanyikan Hymne Polri, pembacaan doa, serta laporan akhir dan penghormatan pasukan.

Pataka “Maneka Tunggal Dharma” sendiri merupakan lambang kebesaran Polda Jawa Tengah. Berasal dari bahasa Sansekerta, nama ini memiliki makna bahwa Polri yang terdiri dari berbagai fungsi satuan kerja dan latar belakang memiliki satu tujuan mulia, yakni mengabdikan diri kepada nusa dan bangsa sebagai aparat penegak hukum yang melindungi, mengayomi dan melayani seluruh masyarakat.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, dalam keterangannya usai kegiatan menjelaskan bahwa tradisi pencucian pataka ini bukan sekadar seremoni belaka, tetapi mengandung makna yang mendalam bagi setiap insan Bhayangkara.

“Selain sebagai rangkaian tradisi mulia menyambut Hari Bhayangkara ke-79, kegiatan ini juga menjadi simbol harapan agar jiwa dan semangat Tribrata senantiasa menggelora dan mengilhami pengabdian seluruh anggota Polri,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa momentum ini menjadi ajang introspeksi dan pemurnian nilai-nilai luhur Tribrata sebagai pedoman dan jati diri, sekaligus pembangkit semangat dalam menunaikan tugas mulia mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Melalui prosesi ini, kita ingin meneguhkan kembali komitmen bahwa setiap langkah pengabdian harus dilandasi oleh integritas, keikhlasan, dan semangat melayani. Ini bukan hanya simbol, tapi cerminan tekad kami untuk selalu hadir secara humanis dan profesional,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, Artanto mengajak seluruh personel Polri untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat empati serta menjaga kepercayaan publik. Hal ini selaras dengan tema Hari Bhayangkara ke-79 yaitu “Polri Untuk Masyarakat.”

“Semoga peringatan Hari Bhayangkara ini menjadi momentum kebangkitan semangat baru, dan kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, demi Indonesia yang lebih aman dan sejahtera,” pungkasnya.

Upacara pencucian pataka ini menjadi pengingat bahwa dalam setiap simbol dan tradisi, terkandung semangat pengabdian yang tak lekang oleh waktu dan semangat yang senantiasa hidup dalam hati setiap insan Bhayangkara.

Tags:

HUT bhayangkaraPencucian patakaPolda Jateng
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Dukung Ketahanan Pangan, Menimipas Tinjau Program Ketahanan Pangan di SAE Semar Budal

Next

Kunjungi Lapas Semarang, Menteri Imipas Tinjau Dapur dan Ajak WBP Makan Siang Bersama

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}