Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

PERISTIWA

Berdayakan Warga Binaan, Lapas Semarang Ekspor Kerajinan Ke Luar Negeri

By Redaksi
October 1, 2026 1 Min Read
0

Semarang, JMP News – Lapas Kelas I Semarang berhasil memberdayakan warga binaan untuk membuat produk kerajinan tangan dari sabut kelapa. Bahan mentah tersebut dianyam dan disulap menjadi paranet.Bekerja sama dengan PT. Chewy Louis, Lapas Semarang berhasil mengekspor produk tersebut hingga ke Yunani. Sebelumnya Lapas juga telah mengekspor produk mainan anjing dengan bahan serupa.

Menurut Kalapas Semarang, Ahmad Tohari, Lapas Semarang mempunyai potensi yang besar untuk menghasilkan produk-produk manufaktur.

“Memang kami (Lapas) punya keunggulan pada tenaga, saat ini saja penghuninya mencapai 1300, mereka kami berikan keterampilan, sehingga tidak hanya duduk diam saja menunggu hukuman berakhir,” ujar Tohari, dalam siaran pers, Kamis (1/10/2026).

“Hingga saat ini kami telah menerima kiriman bahan sebanyak dua kali, dari bahan tersebut telah diselesaikan 80 pcs yang kemudian dikirim ke Yunani.” imbuhnya.

Sementara itu, Bayu Firman, salah satu warga binaan yang juga merupakan pekerja di unit rotan menganggap pekerjaan tersebut sangat mudah dan tidak membutuhkan keahlian khusus.

“Sebelumnya saya bekerja di unit kebersihan, tugasnya ya bersih-bersih. Kemudian saya diberi tugas di sabut kelapa, awalnya hanya lihat instruktur, lalu beberapa jam saya coba ya langsung bisa, sama sekali ga ada kesulitan.Ketika ditanya mengapa mendaftar bekerja di kegiatan kerja Lapas, Bayu menjelaskan ingin menyibukkan diri saat menjalani hukuman. Daripada dibawah (kamar) kan mending cari pekerjaan yang bermanfaat, bisa mengalihkan pikiran negatif. Tiap bulan kita dikasih premi (upah), dari hasil kerja kita sendiri dibagi rata, bisa buat jajan,” ucap Bayu.***

Tags:

EksporKerajinanLapas semarang
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Suyudi Ario Seto Pimpin Polri, DPR Ketok Persetujuan Jadi Kapolri

Next

54 Warga Binaan Rutan Banyumas Resmi Terdaftar di KPU, Hak Pilih Tetap Terlindungi

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}