Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

TOKOH

Akhir Produksi, “Air Mata Mualaf” Segera Rilis

By Redaksi
November 19, 2025 2 Min Read
0

JAKARTA, JMPNEWS – Film Air Mata Mualaf resmi memasuki fase akhir sebelum dirilis secara nasional. Hal itu ditandai dengan penyelenggaraan konferensi pers dan press screening pada Rabu, 19 November 2025. Momen ini menjadi kesempatan bagi para kreator dan pemeran untuk menguraikan kedalaman isu yang diangkat, mulai dari dinamika keluarga, perbedaan keyakinan, keberanian menentukan pilihan hidup, hingga hidayah yang hadir tanpa diduga.

Dua trailer yang telah dirilis sebelumnya sukses memantik perhatian publik. Keduanya menonjolkan dua sudut pandang utama: perjalanan Anggie dalam menemukan jati dirinya serta guncangan dalam keluarga yang dihadapkan pada perbedaan prinsip. Trailer kedua yang lebih emosional bahkan menampilkan pertanyaan reflektif yang relevan dengan kehidupan modern: “Apakah ini hidayah… atau hanya pelarian dari hati yang terluka?”

Film ini menyajikan tekanan batin, kecemasan akan kehilangan, dan keheningan setelah mengambil keputusan dengan pendekatan personal dan intim.

Pendekatan Kreatif Tanpa Menghakimi

Sutradara Indra Gunawan menegaskan bahwa Air Mata Mualaf tidak dibuat untuk menentukan mana yang benar atau salah, melainkan untuk menggambarkan manusia ketika berada di titik krusial hidupnya.

“Fokus kami adalah menghadirkan manusia apa adanya, dengan ketakutan, cinta, dan keberanian mereka. Setiap orang pernah berada pada fase memilih jalannya sendiri, dan itu yang kami ceritakan,” ujarnya.

Produser Dewi Amanda menambahkan bahwa keberanian mengangkat isu sensitif ini lahir dari realitas yang kerap ditemui sehari-hari.

“Perbedaan dalam keluarga sering dianggap ancaman. Lewat film ini kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan justru bisa menjadi ruang belajar. Hidayah tidak datang karena paksaan, melainkan dari Tuhan,” jelasnya.

Pendalaman Peran Para Pemeran

Acha Septriasa yang memerankan Anggie mengatakan bahwa karakter ini memberinya pandangan baru mengenai keteguhan hati seorang perempuan.

“Anggie memilih tanpa membenci. Ia berjalan tanpa amarah tetapi tetap menyayangi keluarganya. Peran ini mengingatkan bahwa memilih jalan sendiri bukan berarti meninggalkan—melainkan jujur pada diri,” tuturnya.

Achmad Megantara yang berperan sebagai seorang ustad menyoroti perjalanan spiritual yang bersifat personal dan tidak bisa diseragamkan.

“Banyak orang menemukan keyakinan karena panggilan batin. Hidayah tidak bisa ditebak. Film ini membuka ruang dialog antara iman dan kemanusiaan,” ucapnya.

Aktor Rizky Hanggono juga berbagi pengalaman pribadi saat mendalami perannya.

“Konflik keluarga sering tumbuh dari rasa takut kehilangan. Film ini mengingatkan bahwa mencintai seseorang bukan berarti mengatur seluruh hidupnya,” katanya.

Tanpa Antagonis, Semua Digenggam oleh Cinta

Dalam penayangan khusus bagi jurnalis, film ini menunjukkan pendekatan berbeda: tidak ada tokoh antagonis. Setiap karakter digerakkan oleh cinta—baik cinta pada tradisi, keluarga, maupun pemahaman terhadap perbedaan.

Ketegangan utama tidak lahir dari perbedaan agama, melainkan dari dua hal yang saling bertentangan: keinginan menjaga dan kebutuhan untuk jujur pada diri sendiri.

Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Sambangi KPK, GPI Subang Lapor Dugaan Gratifikasi di Lingkup Pemda

Next

Berikan Pelayanan Profesional dan Humanis, Satpas SIM Daan Mogot Diapresiasi

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}