Panen Kembali Hasil Ketahanan Pangan, Rutan Banyumas Dukung Pembinaan Kemandirian WBP
BANYUMAS, JMPnews – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banyumas kembali melaksanakan panen hasil program ketahanan pangan yang dikelola oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) peserta asimilasi luar, Senin (15/6). Kegiatan panen yang berlangsung di lahan ketahanan pangan Rutan Banyumas tersebut berhasil menghasilkan total sekitar 100 kilogram hasil panen yang terdiri dari pepaya, kangkung, pakcoy, dan buncis.
Program ketahanan pangan yang dijalankan Rutan Kelas IIB Banyumas merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian bagi WBP sekaligus upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan produktivitas, serta membangun etos kerja yang positif sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.
Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini menjadi bukti nyata komitmen Rutan Banyumas dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya melalui penguatan program pembinaan yang produktif dan berdampak langsung bagi warga binaan.
“Program ketahanan pangan yang kami laksanakan tidak hanya bertujuan menghasilkan produk yang bermanfaat, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui kegiatan ini, mereka belajar tentang tanggung jawab, kedisiplinan, dan kerja keras. Selain itu, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Rutan Banyumas terhadap 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan pembinaan yang lebih berkualitas dan bermanfaat,” ujar Anggi Febiakto.
Hasil panen yang diperoleh selanjutnya akan dipasarkan, dan sesuai ketentuan yang berlaku, WBP yang terlibat dalam program asimilasi luar akan memperoleh premi hasil kerja. Premi tersebut akan disalurkan langsung ke kartu BRIZZI masing-masing WBP sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan kontribusi mereka dalam kegiatan ketahanan pangan.
Salah seorang WBP peserta asimilasi luar berinisial S (40) mengaku bangga dapat terlibat dalam program tersebut. Menurutnya, kegiatan ketahanan pangan memberikan pengalaman yang berharga sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.
“Saya merasa senang dan bersyukur bisa ikut dalam kegiatan ketahanan pangan ini. Kami belajar merawat tanaman hingga panen, sehingga menambah keterampilan dan pengalaman. Adanya premi dari hasil kerja juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat,” ungkap S.
Melalui program ketahanan pangan yang terus berjalan secara berkelanjutan, Rutan Kelas IIB Banyumas berkomitmen untuk menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. Keberhasilan panen kali ini diharapkan semakin mendorong semangat WBP untuk terus berkarya, produktif, dan siap berintegrasi kembali sebagai anggota masyarakat yang mandiri dan bermanfaat.