Jaringan Mitra Publik

Polisi Bongkar Laboratorium Vape Narkotika di Tangerang, WN Malaysia Ditangkap

0

JAKARTA, JMPnews – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik clandestine lab pembuatan cartridge vape yang mengandung narkotika golongan II jenis etomidate di sebuah apartemen di Kabupaten Tangerang, Banten. Dalam pengungkapan ini, satu tersangka berinisial CK (40), warga negara Malaysia, berhasil diamankan.

Penggerebekan dilakukan pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika. Hasil penyelidikan mengarah pada sebuah unit apartemen yang dijadikan lokasi produksi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad David, menyebut pengungkapan ini mengindikasikan adanya produksi narkotika skala besar dengan target pasar kalangan remaja perkotaan melalui media vape.

“Kami membongkar clandestine lab home industri pembuatan cartridge vape berisi cairan etomidate. Dari barang bukti serbuk etomidate sekitar 2,5 kilogram, dapat diproduksi hingga sekitar 380.000 cartridge vape,” ujarnya.

Dalam penggeledahan, polisi menyita 30 liter cairan propilen glikol, serbuk etomidate seberat 2.539,44 gram, ratusan cartridge siap edar, serta berbagai peralatan produksi seperti mesin press, alat suntik cairan, mixer, dan timbangan.

Selain itu, tersangka diketahui telah lebih dulu mengedarkan sekitar 1.409 cartridge sebelum akhirnya ditangkap. Polisi kini terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas di balik praktik tersebut.

“Pengungkapan ini tergolong besar. Kami memperkirakan hingga 380.996 jiwa berpotensi terselamatkan dari penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus baru peredaran narkotika dan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan.

“Masyarakat diimbau menjauhi narkoba dan segera melapor melalui layanan 110 jika menemukan indikasi peredaran atau penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.

Kasus ini menjadi peringatan serius bahwa peredaran narkoba kini semakin adaptif, memanfaatkan tren gaya hidup seperti penggunaan rokok elektrik untuk menyasar generasi muda.

Leave A Reply

Your email address will not be published.