Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

NASIONAL

Kapolri Tolak Polisi Dibawah Kementerian: “Lebih Baik Saya Jadi Petani”

By Redaksi
January 26, 2026 2 Min Read
0

JAKARTA, JMPnews – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dengan tegas menolak wacana pembentukan jabatan Menteri Kepolisian. Bahkan, ia menegaskan lebih memilih mundur dari jabatan Kapolri atau menjadi petani daripada harus menerima posisi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Listyo Sigit saat rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kapolri dan Kapolda seluruh Indonesia di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Ia mengungkapkan sempat menerima pesan dari sejumlah pihak yang menawarkan dirinya menjadi Menteri Kepolisian, seiring munculnya gagasan agar Polri ditempatkan di bawah kementerian.

“Bahkan ada beberapa orang yang menyampaikan ke saya lewat WhatsApp, ‘Mau enggak Pak Kapolri jadi Menteri Kepolisian?’,” ujar Sigit menirukan pesan yang diterimanya.

Namun, Sigit menegaskan menolak secara total gagasan tersebut. Menurutnya, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden merupakan format paling ideal.

“Kalaupun saya yang menjadi Menteri Kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” tegasnya.

Kapolri menilai Polri harus tetap berada langsung di bawah Presiden agar dapat menjalankan fungsi sebagai alat negara secara maksimal, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), penegakan hukum, serta perlindungan dan pelayanan publik.Ia bahkan menyatakan siap dicopot dari jabatan Kapolri jika keberadaan Menteri Kepolisian tetap dipaksakan.

“Kalau pilihannya Kapolri tetap, tapi ada Menteri Kepolisian, saya memilih Kapolrinya saja yang dicopot. Itu sikap saya,” kata jenderal bintang empat tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga menyoroti tantangan geografis Indonesia yang sangat luas sebagai alasan utama Polri harus tetap berada di bawah Presiden.

“Kita memiliki 17.380 pulau. Jika dibentangkan, luas Indonesia setara dari London sampai Moskow,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, ia menilai struktur kepolisian yang langsung berada di bawah Presiden akan membuat institusi Polri lebih fleksibel, cepat, dan efektif dalam menjalankan tugas di seluruh wilayah Indonesia.***

Tags:

DPR RIKapolri Jenderal Listyo SigitMenteri Kepolisian
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Richard Lee Ajukan Praperadilan, Polda Metro Jaya Siap Hadapi Gugatan

Next

Pembina DPP CIC Meninggal Dunia, CIC Kehilangan Orang Terbaik

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}