Perkuat Integritas dan Layanan, Rutan Banyumas Gelar Rapat Dinas Awal Tahun 2026
BANYUMAS, JMPnews — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas menggelar Rapat Dinas Awal Tahun 2026 sebagai langkah awal dalam menyatukan visi, komitmen, dan langkah seluruh jajaran pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan sepanjang tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Layanan Kunjungan tersebut diikuti oleh Kepala Rutan, pejabat struktural, serta seluruh pegawai Rutan Kelas IIB Banyumas.
Rapat dinas ini menjadi forum evaluasi kinerja sekaligus pemantapan rencana kerja, dengan fokus utama pada pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Seluruh pegawai diinstruksikan untuk memahami serta menerapkan setiap poin program aksi tersebut secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan rutan, baik dalam aspek pengamanan, pelayanan publik, pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), ketahanan pangan, pelayanan kesehatan, maupun pembangunan Zona Integritas.
Dalam arahannya, Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, menekankan pentingnya kedisiplinan, integritas, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban rutan. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan program kementerian sangat bergantung pada komitmen dan peran aktif seluruh pegawai.
“Saya berharap Rapat Dinas Awal Tahun 2026 ini dapat memperkuat komitmen seluruh pegawai dalam meningkatkan kedisiplinan, integritas, serta kualitas pengamanan dan pelayanan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan serta seluruh program pembinaan dan pembangunan Zona Integritas dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” tegas Anggi.
Selain pembahasan program strategis, rapat juga menyoroti berbagai isu penting, antara lain penguatan pengawasan dan peran petugas pengamanan, pencegahan peredaran narkoba, optimalisasi sarana dan prasarana, serta peningkatan kualitas pembinaan kemandirian dan kepribadian WBP. Program ketahanan pangan, pelatihan keterampilan, pendidikan WBP, serta pelayanan kesehatan turut menjadi agenda pembahasan guna memastikan pemenuhan hak-hak dasar WBP berjalan sesuai ketentuan.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Rutan juga memberikan penekanan khusus kepada seluruh pegawai agar menjauhi praktik judi online (judol) dan pinjaman online ilegal (pinjol). Ia mengingatkan bahwa fenomena judol dan pinjol telah menimbulkan dampak serius bagi banyak pegawai di berbagai daerah di Indonesia, baik dari sisi ekonomi, psikologis, maupun terhadap integritas dan kinerja aparatur. Oleh karena itu, seluruh pegawai diminta untuk menjaga profesionalisme, integritas pribadi, serta kehormatan institusi.
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Pengelolaan, Sigit Purwanto, menyampaikan bahwa rapat dinas ini menjadi pedoman penting dalam mendukung kelancaran tugas operasional rutan.
“Kami berharap hasil rapat ini menjadi acuan dalam pengelolaan sarana prasarana dan dukungan operasional secara efektif dan akuntabel, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Tidak hanya dari jajaran pimpinan, salah satu pegawai Rutan Kelas IIB Banyumas yang mengikuti rapat dinas, Ninung, turut menyampaikan harapannya.
“Saya berharap melalui rapat dinas awal tahun ini, seluruh pegawai dapat semakin solid dan memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas sesuai aturan dan arahan pimpinan”.
Menurutnya, koordinasi yang baik dan komunikasi yang terbuka antarpegawai akan sangat mendukung terciptanya suasana kerja yang profesional serta pelayanan yang lebih baik kepada WBP.
Melalui Rapat Dinas Awal Tahun 2026 ini, Rutan Kelas IIB Banyumas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengamanan, pelayanan, dan pembinaan WBP, sekaligus mendukung penuh kebijakan serta program strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan demi terwujudnya rutan yang berintegritas, profesional, dan humanis.