Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • November 2026
  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

POLHUKAM

Keluar Lapas Mau Jadi Barista, Warga Binaan Lapas Semarang Ikuti Pelatihan

By Redaksi
November 11, 2025 1 Min Read
0

SEMARANG, JMPnews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kompetensi dan kemandirian warga binaan. Kali ini, Lapas Semarang bekerja sama dengan CV. Sameja Pangan Indonesia menggelar Pelatihan Barista Kafe, yang berlangsung di Unit Rotan Bidang Kegiatan Kerja, Senin (10/11).

Pelatihan ini diikuti oleh 10 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang antusias mempelajari dunia kopi, mulai dari teori hingga praktik. Kegiatan diawali dengan materi tentang berbagai jenis kopi di Indonesia, mencakup perbedaan rasa, aroma, serta teknik pengolahan. Setelah sesi teori, peserta langsung mempraktikkan proses penggilingan biji kopi menggunakan grinder, hingga tahap pengemasan produk siap jual.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Semarang, Fonika Affandi, menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada CV. Sameja Pangan Indonesia yang telah memberikan kesempatan belajar bagi warga binaan. Pelatihan seperti ini bukan sekadar keterampilan teknis, tapi juga membangun semangat untuk berubah dan mandiri setelah bebas nanti,” ujar Fonika.

Menurutnya, pembekalan keterampilan barista menjadi bagian penting dari program pembinaan kemandirian di Lapas Semarang. Selain menambah ilmu, kegiatan ini juga membuka peluang bagi warga binaan untuk berkarier di industri kopi setelah selesai menjalani masa pidana.

“Harapan kami, keterampilan yang didapat bisa menjadi modal nyata untuk memulai usaha atau bekerja di bidang kopi setelah kembali ke masyarakat. Dengan begitu, mereka bisa hidup mandiri dan berkontribusi positif,” tambah Fonika.

Kegiatan pelatihan barista ini berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat belajar, mencerminkan upaya Lapas Kelas I Semarang dalam menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi warga binaan.

Tags:

Kalapas SemarangKanwil Ditjenpas JatengLapas semarangPelatihan baristaWBP
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Gandeng PP Tadzkirotul Ikhwan, Rutan Banyumas Buka Program Rehabilitasi Tahun 2025

Next

Razia di 53 Titik, Ribuan Pelaku Ditangkap dalam Operasi BNN

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}