Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

PERISTIWA

Jadi Korban Penipuan Like & Follow, Karyawati Rugi Jutaan Rupiah

By Redaksi
November 6, 2025 2 Min Read
0

JAKARTA, JMPnews – Seorang karyawati menjadi korban penipuan dengan modus like dan follow di media sosial, korban mengalami kerugian sekitar Rp 4 juta.

Kasus berawal saat korban mendapat undangan di grup WhatsApp (Rumah Kebahagiaan 664) oleh seseorang yang tidak dikenal pada Rabu (22/10) lalu. Korban saat itu diimingi keuntungan 400-800 ribu rupiah dengan cara like dan follow di setiap media sosial.

“Saat itu saya dapat 50 ribu per hari, sampai 3 hari dari grup itu ,” kata korban yang enggan disebutkan, Kamis (6/11/25).

Korban kemudian diarahkan pelaku ke link telegram grup ‘Vip 659 Tugas Bersama Rekan CT Corp’ . Untuk menambah penghasilan, Korban diminta transfer ke rekening bank BRI a/n Rudi secara bertahap.

“Saya disuruh transfer uang sebesar Rp 600.000 , Rp 800.000 dan 2.700.000 secara bertahap hingga Rp 4.100.000 ,” bebernya.

“Di grup telegram itu ada foto Raffi Ahmad dan juga ada yang mentransfer dengan jumlah hingga puluhan juta rupiah, dari situ saya kira itu bukan penipuan ,” sambungnya.

Setelah di transfer dan mengirim bukti transferan, korban menunggu untuk mendapat keuntungan yang dijanjikan oleh para sindikat penipuan.

“Setelah ditransfer, saya disuruh menyelesaikan tugas, kemudian orang itu (pelaku) membekukan akun saya (rans668Vip) yang dibuat mereka,” kata ibu anak satu itu.

“Mereka (pelaku) malah menyuruh transfer lagi sebentar Rp 15.500.000 , iya saya nggak mau,” ujarnya.

Merasa dirinya menjadi korban penipuan, ia kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke aplikasi SIKAP (siber ungkap) Polda Metro Jaya melalui https://metrojaya.id, Kamis (6/11).

“Saya sudah melapor ke aplikasi SIKAP Polda Metro Jaya, namun belum ada tanggapan karena daftar antrian untuk video call laporan,” kata korban.

Korban berharap, pihak kepolisian mengusut kasus penipuan yang dialami dan menangkap para pelaku sindikat tersebut.

“Saya berharap uang saya kembali, dan polisi menangkap para pelaku, hingga tidak ada lagi korban-korban lainnya,” ujarnya.

Tags:

Like n followPenipuanRans entertainmentTertipu jutaan rupiah
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Polresta Tangerang Ungkap Penyelundupan Ganja dalam Sepeda Motor

Next

Temukan Handphone dan SIM Lalu Diserahkan ke Polisi Enam Siswa SD Diganjar Penghargaan

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}