Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

logo jmp JMP

Jaringan Mitra Publik

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • December 2024

Categories

  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI
Subscribe
Close

Search

POLHUKAM

Kapolri Diminta Hentikan Kasus Ijazah Presiden di Polda Metro Jaya

By Redaksi
October 20, 2025 1 Min Read
0

JAKARTA, JMPnews – Langkah tegas datang dari Lembaga Pengawasan Pembangunan Indonesia (LPPI) yang secara resmi melayangkan surat kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Dalam surat bernomor 95/LPPI/X/2025, LPPI meminta penghentian penanganan perkara dugaan ijazah Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang kini tengah bergulir di Polda Metro Jaya.

Surat yang ditandatangani Ketua LPPI H. Hamid Rahayaan itu menegaskan, penanganan perkara tersebut dinilai berpotensi mengganggu stabilitas nasional, memicu polarisasi politik, dan menurunkan kehormatan lembaga kepresidenan.

“Isu yang menyeret Presiden sebagai simbol negara memiliki sensitivitas tinggi dan dampak politik yang luas. Jika tidak dikelola dengan bijak, hal ini dapat memperuncing perpecahan sosial dan mengganggu ketertiban umum,” tulis LPPI dalam suratnya yang diterima redaksi.

LPPI menilai, langkah strategis yang lebih bijak justru adalah menghentikan penanganan perkara tersebut demi menjaga marwah bangsa, kehormatan negara, dan stabilitas keamanan nasional.

Selain itu, LPPI mendorong Polri untuk memperkuat upaya hukum melawan fitnah, hoaks, dan ujaran kebencian yang dapat menimbulkan keresahan publik.

“Kami meyakini bahwa Polri memiliki komitmen tinggi menjaga keseimbangan antara penegakan hukum, stabilitas nasional, dan perlindungan kehormatan negara,” lanjut surat itu.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral, LPPI juga menyalin tembusan surat tersebut kepada Wakil Presiden RI serta Kapolda Metro Jaya.

Langkah LPPI ini menjadi sorotan publik, karena muncul di tengah meningkatnya suhu politik menjelang pergantian pemerintahan. Pandangan lembaga ini menegaskan bahwa penegakan hukum harus dijalankan tanpa menabrak nilai kehormatan konstitusional dan simbol kenegaraan.

Tags:

Ijazah presidenLPPiPolda metro jaya
Author

Redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Ungkap Pesta Sesama Jenis, Polrestabes Surabaya Periksa Intensif 34 Orang

Next

Rutan Banyumas Teguhkan Komitmen Bersama Jajaran Pemasyarakatan Melalui Zoom Meeting Nasional

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

  • HOME
  • NASIONAL
  • POLHUKAM
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • TOKOH
  • REDAKSI

Ads

  • NASIONAL
  • OPINI
  • PERISTIWA
  • POLHUKAM
  • TOKOH

Links

  • Newsletter
Copyright 2026 — JMP. All rights reserved. {{mtmnetwork}}