JAKARTA, JMPnews – Pedagang Cendol Mutami Amini tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya setelah mendapatkan tali asih sebuah sepeda motor dari Kapolres Metro Jaksel, Kombes Nicolas Lilipaly dan Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam.
Diketahui, Mutami Amini merupakan seorang wanita pedagang es keliling yang menjadi korban Curanmor di wilayah Bintaro pada Jum’at ( 25/07 ) lalu yang peristiwa pencuriannya terekam CCTV dan viral di akun Instagram Info Bintaro dengan narasi ” Tega!! Sisa 5-6 kali cicilan, motor tukang es dibawa kabur maling di Bintaro “.
Peristiwa hilangnya motor korban tersebut juga sudah dilaporkan oleh suami korban yaitu Supriyatno ke SPKT Polsek Pesanggrahan dengan Laporan Polisi nomor LP/B/234/VII/2025/SPKT/Polsek Pesanggrahan/Polres Jaksel/Polda Metro Jaya.
Disela pemberian tali asih kepada korban, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, ini merupakan salah satu wujud empati dan dukungan Polri agar korban bisa kembali mencari nafkah untuk keluarganya.
“Polri khususnya Polres Metro Jakarta Selatan beserta Polsek jajaran akan terus berupaya hadir ditengah masyarakat. Tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang peduli terhadap kesulitan warga,” kata Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly
Sementara, penerima tali asih yaitu Mutami Amini yang didampingi oleh suaminya menyampaikan, rasa terima kasihnya kepada Bapak Kapolres Metro Jakarta Selatan dan Ibu Kapolsek Pesanggrahan yang sudah peduli terhadap dirinya, sehingga korban bisa mencari nafkah kembali dengan berjualan es secara keliling seperti biasanya.
“Saya selaku korban tidak bisa berkata apa – apa lagi, hanya do’a – do’a terbaik yang bisa saya dan keluarga lakukan semoga Bapak Kapolres Metro Jakarta Selatan dan Ibu Kapolsek Pesanggrahan selalu sehat dan bertambah lagi rezekinya, serta Polri semakin maju dan jaya lagi dalam tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarkat,” harap korban, Mutami Amini dengan rasa haru.
Lebih lanjut dilokasi yang sama, Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam menyampaikan, untuk mencegah kasus serupa terulang, kami pihak Kepolisian tidak bosan – bosannya menghimbau kepada masyarakat untuk memarkirkan kendaraannya dengan posisi terkunci benar dan baik, serta tambahkan kunci pengaman atau gembok untuk antisipasi atau minimal memperlambat gerak para pelaku Curanmor dalam melakukan aksinya.
“Bilamana di lingkungan terjadi adanya gangguan kriminalitas atau gangguan Kamtibmas, segera hubungi Bhabinkamtibmas setempat atau langsung ke Polsek Pesanggrahan, dan bisa juga langsung hubungi call center Polri 110 agar segera ditindak lanjuti,” pungkas Kapolsek Pesanggrahan