Saturday, October 24, 2020
Home > Medan > Sosok Ini Cocok jadi Pendamping Bobby Nasution di Pilkada Kota Medan

Sosok Ini Cocok jadi Pendamping Bobby Nasution di Pilkada Kota Medan

Bobby Nasution, menantu Presiden Joko Widodo, sudah hampir pasti diusung Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan sebagai kandidat calon Wali Kota Medan di Sumatera Utara, dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 yang akan digelar serentak pada September mendatang.

Lalu pertanyaannya siapa yang layak mendampingi Bobby sebagai kandidat calon wakil wali kota yang akan memimpin Medan lima tahun ke depan?

Sedikitnya ada tiga nama yang mencuat ke publik, dan konon sedang dalam penggodokan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sumatera Utara (Sumut). Ketiganya adalah Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution, Sekretaris DPD PDIP Sumut Soetarto dan Devanda Aditya Putra.

Devanda Aditya Putra adalah seorang pengusaha muda dan kader utama PDIP yang konon merupakan kerabat dekat dari seorang Hakim Agung Mahkamah Agung (MA) yang pada 19 Juli 2019 menjadi Ketua Majelis Hakim yang mengabulkan gugatan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.

Megawati mengajukan uji materi atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilu. Keputusan majelis hakim yang diketuai Hakim Agung tersebut membawa angin segar bagi PDIP dan parpol-parpol lain, karena mereka bisa menentukan sendiri calon anggota legislatif (caleg) yang berhak duduk di DPR RI dalam Pergantian Antar Waktu (PAW), tanpa harus mengikuti nomor urut atau jumlah perolehan suara.

Devanda juga caleg dari PDIP pada Pemilu 2019 lalu yang maju dari daerah pemilihan Sumut V meliputi Kabupaten Tanjung Balai, Kabupaten Batubara dan Kota Asahan untuk DPRD Provinsi Sumut.

Devanda adalah sosok milenial yang juga aktif di berbagai kegiatan sosial, sehingga dinilai cocok untuk mendampingi Bobby Nasution. “Keduanya merupakan kombinasi yang cocok untuk memimpin Kota Medan lima tahun ke depan,” kata pengamat sosial politik Rudi S Kamri.

Apalagi, kata Rudi, sudah tiga kali Wali Kota Medan masuk penjara karena korupsi. Dengan basis ekonomi yang mapan, ditambah dengan nilai-nilai melienalisme yang menjunjung tinggi idealisme, transparansi dan sikap bersih dari korupsi, kata Rudi, maka peristiwa kelam yang menimpa tiga Wali Kota Medan tak akan terulang kembali.

“Medan harus dikelola oleh figur bersih dan visioner agar menjadi kota metropolitan yang maju dan modern,” tegas Rudi. (mdo)

Sumber : https://indopos.co.id/read/2020/03/18/226453/sosok-ini-cocok-jadi-pendamping-bobby-nasution-di-pilkada-kota-medan/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *