Saturday, October 24, 2020
Home > Kepemudaan > Penyemprotan disinfektan oleh Relawan Gereja sampai ke Musholla Al-Mustafa

Penyemprotan disinfektan oleh Relawan Gereja sampai ke Musholla Al-Mustafa

Setelah mengikuti pelatihan relawan gereja melawan Covid-19 yang diinisiasi PGI, tujuh relawan kini terjun langsung dengan melakukan penyemprotan disinfektan di GPIB Torsina yang berlokasi di JL. Cipinang Lontar 2, No. 36, Cipinang, Pulo Gadung, RT.3 /RW.9, Cipinang, Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur. Sabtu, 21 maret 2020.

Selain GPIB Torsina, kegiatan penyemprotan disinfektan juga dilakukan di beberapa rumah ibadah seperti, Musholla samping GPIB Torsina, dan Gereja Pantekosta Karmel yang lokasinya juga tidak jauh dari GPIB Torsina. Sekretaris Umum PGI Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty turut mendampingi relawan ini.

Sekum PGI Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty turut mendampingi relawan Gereja melakukan penyemprotan Disinfektan di Musholah Wakaf Al Mustafa samping GPIB Torsina.

Ketua I PHMJ GPIB Jemaat Torsina Pnt. Prili, mengaku sangat bersyukur atas aksi penyemprotan disinfektan di gerejanya.

“Setelah mendengar bahwa GPIB akan disemprot disinfektan hari ini, maka saya juga menginformasikan ke rumah ibadah di sekitar gereja kami, yaitu Musholah di samping gereja, dan mereka menyetujui untuk juga ikut dididsinfektan. Lalu Gereja Pantekosta Karmel yang ada di depan gereja juga ikut disemprot. Oleh sebab itu kami seluruh jemaat GPIB Torsina mengucapkan banyak terimakasih untuk kegiatan penyemprotan oleh petugas dari relawan PGI. Tuhan akan memberkati pelayanan bapak/ibu semuanya,” kata Pnt. Prili.

Sebagaimana diketahui, PGI telah melaksanakan pelatihan relawan gereja melawan Covid-9 dalam dua gelombang, yaitu pada Rabu (18/3/2020), dan Jumat (20/3/2020). Relawan terdiri para pemuda dari berbagai gereja yang ada di Jabodetabek.

Selain seputar Covid-19, relawan juga mendapat pelatihan terkait penggunaan alat penyemprotan, perlengkapan keamanan diri, serta cara meracik disinfektan, yang diberikan oleh tenaga ahli dari PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi) RS Cikini, dan Tim Dompet Dhuafa.

Relawan itu tidak mengharapkan upah. Dan tidak mengharapkan juga sambutan. Relawan hanya sebagai bentuk aktualisasi diri dan kesadaran diri kami untuk mau bergerak dalam membantu individual maupun kelompok yang sedang membutuhkan bantuan karena mereka mampu dan mereka ingin.
Kita cuma mau bikin dunia ini lebih baik untuk kita semua dan untuk membantu pemerintah,” Tutur Janrivai Silalahi salah satu Relawan Gereja Melawan Covid 19

Pelatihan tersebut didasari oleh posisi PGI yang mengambil sikap untuk menggerakkan relawan gereja sebagai manifestasi dari iman, dan panggilan gereja untuk membela serta merawat kehidupan.

“Kegiatan relawan ini akan dilanjutkan dengan kegiatan penyemprotan di rumah ibadah lainnya. Oleh karena itu dukungan gereja dan masyarakat sangat dibutuhkan agar program ini bisa berjalan dengan baik”. Tutup Humas PGI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *