Tuesday, November 24, 2020
Home > Kepemudaan > Harapan GMKI Karawang untuk Rektor terpilih UNSIKA

Harapan GMKI Karawang untuk Rektor terpilih UNSIKA

Organisasi Ekstra Kampus berharap Bisa jalankan implementasi dari Permen No 55 Tahun 2018. Salah satu kampus Negeri yang berada Di daerah kabupaten karawang yaitu universitas singaperbangsa Karawang atau disingkat dengan nama UNSIKA. Sedang melakukan penjaringan bakal calon rektor Unsika untuk masa periodesasi 2020-2025.

Dimana telah dengan diserahkannya laporan hasil penjaringan kepada Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) pada 12 Maret 2020.

Dalam hal ini telah ditetapkannya 5 kandidat calon rektor Unsika diantaranya yaitu :

1. Dr Didin Wahyudin M.Pd.

2. Prof Dr H Munir M.IT.

3. Prof Dr Mas Yedi Sumaryadi MS,

4. Prof Dr Sri Mulyani, Ak. CA,

5. Dr Sulistyo Sidik Purnomo


Selain itu hal ini merupakan ajang bagi para kandidat untuk berkontestasi dan menujukan kulalitasnya sebagaimana tertuang dalam masing-masing visi dan misi kandidat rektor tersebut. Sehingga hal ini bisa di selaraskan dengan makna dari Tridharma Perguruan Tinggi.

Dilain itu salah satu organisasi mahasiswa ekstra kampus yaitu GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) cabang Karawang juga turut mengomentari prihal pemilihan rektor Unsika untuk masa periode 2020-2025.

Dimana dalam hal ini terkait dengan isu paham radikalisme yang tentunya cukup mendapat perhatian masyarakat secara khusus mahasiswa. Dimana berdasarkan data Riset dari lembaga Setara Institute menyatakan bahwa terdapat 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di indonesia terpapar paham radikalisme keterangan ini di sampaikan langsung oleh Haili Di salah satu media online nasional. yang mana ia merupakan Direktur Riset Setara Institute berdasarkan riset yang telah di kerjakannya.

Selain itu data ini juga di perkuat oleh intitusi yaitu BNPT (Badan Nasional Penangulangan Terorisme) dimana Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius mengatakan bahwa perguruan tinggi rentan terpapar paham radikalisme sehingga perlu upaya bersama untuk mengatasi hal tersebut.

“Tidak hanya perguruan tinggi tertentu yang bisa terpapar, tetapi semuanya bisa, yang membedakan hanya tebal tipisnya saja. Oleh karena itu, kita semua harus waspada dan harus bisa mengidentifikasi hal tersebut” keterangannya saat membahas radikalisme dan intoleransi di Bandung, dimana dibertakan dalam situs media online.

Tentunya dalam hal ini Ketua GMKI Karawang Sepri Antoni ikut menangapi bahwa dalam hal ini persoalan tentang masuknya paham radikalisme kekampus memang menjadi momok yang menakutkan yang tentunya akan merusak nilai-nilai kebangsaan didalam tubuh Perguruan Tinggi terutama para generasi muda dalam hal ini Mahasiswa.

“jadi saya rasa menagapi isu paham radikalisme yang sudah masuk ke wilayah pendidikan dalam hal ini Perguruan Tinggi. Tentunya sebenar formulasi sudah telah di buat oleh pihak kementerian terkait yang tertuang dalam Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 55 Tahun 2018 tentang Pembinaan Ideologi Bangsa dalam Kegiatan Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi sudah dikeluarkan sejak Oktober 2018 lalu. Tinggal langkah inisatif Kampus dan jajaran saja yang sangat diperlukan dalam mengimplementasikan pemen ini, tentunya rektor punya kuasa dalam hal ini” ungkap sepri.

Selain itu Menagapi isu pemilihan rektor yang sedang berlasung Di kampus Perguruan Tinggi UNSIKA. GMKI Karawang dalam hal ini diwakili oleh ketua cabang sepri antoni menyampaikan harapan dan pesan yang cukup besar oleh nanti rektor terpilih kampus universitas singaperbangsa karawang.

“Yah meskipun kita adalah organisasi ekstra kampus tapi saya kader kita juga banyak berada di kampus unsika. Tentunya jika boleh untuk menyampaikan pesan maupun harapan saya rasa siapapun nanti yang terpilih menjadi rektor Unsika bisa mengayomi semua kalangan serta dapat memajukan kampus ini dan tentunya memiliki jiwa kebangsaan yang tinggi. Serta yang paling penting bisa menjalankan implementasi dari pemenristek no 55 tahun 2018 tersebut dengan baik” tegas sepri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *